
Surabaya,(DOC) – Sejumlah orang tua mahasiswa yang berada di Wuhan China untuk menjalani study dikumpulkan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa di gedung negara Grahadi, Rabu(29/1/2020) malam.
Dalam kesempatan tersebut, mereka melampiaskan keluhannya mengenai nasib putra-putrinya disana dan meminta pemerintah segera melakukan evakuasi ditengah mewabahnya virus corona.
Dihadapan Gubernur Jatim, para orang tua mahasiswa itu menangis karena khawatir kondisi anaknya di daerah yang terisolasi. Apalagi di Wuhan dan daerah terdampak virus corona lainnya di China, kini sudah mengalami krisis makanan. Mereka harus berebut dengan warga disana ketika membeli makanan di supermarket atau toko yang masih buka dan lokasinya cukup jauh dengan asrama yang ditinggali para mahasiswa. Stok bahan makanan di asrama juga sudah menipis.
Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, bahwa pemerintah telah melakukan pendataan bagi warga negara Indonesia (WNI) asal Jawa Timur yang berada di daerah terdampak virus corona di China.
“Jumlahnya WNI asal Jawa Timur sebanyak 248 orang, mereka diantaranya para mahasiswa,” kata Khofifah.
Para WNI ini, kata Khofifah, kebanyakan berada di Wuhan China dan akan diupayakan untuk dilakukan evakuasi secepatnya oleh pemerintah.
“Pemerintah masih berupaya untuk mengeluarkan mereka dari Wuhan,” katanya.(hadi)





