D-ONENEWS.COM

Khofifah: Zona Hijau Itu Yang Menentukan Satgas Pusat

Surabaya,(DOC) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meluruskan soal zona hijau kasus Covid-19 di Surabaya seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beberapa waktu lalu.

Menurut Gubernur perempuan pertama di Jatim itu, bahwa penentuan zona hijau kasus Covid-19 itu, merupakan kewenangan tim Satgas Nasional.

Pemerintah daerah, lanjut Khofifah, hanya mengekspos ulang data kasus Covid-19 dan pasien sembuh di daerah yang telah di release oleh Pemerintah pusat.

“Pemprov pun, juga hanya me re-ekspose saja data dari pemerintah pusat untuk pemetaan dan intervensi kita,” tandas Khofifah di gedung negara Grahadi, Kamis(6/8/2020) kemarin.

Mantan Menteri Sosial(Mensos) tersebut juga tak menampik bahwa wilayah Jawa Timur tingkat penyebarannya masih tinggi. Namun tingkat kesembuhannya untuk pasien Covid-19 juga tertinggi se Indonesia.

Berdasarkan data dari pusat terbaru, bahwa tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Timur, kini mencapai 16.267 orang dan pasien positif yang tengah menjalani perawatan mencapai 5.763 orang.

Total kasus Covid-19 di Jawa Timur sekarang diangka 23.829 kasus dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 1.799 orang.

“Data itu sempat terjadi miss sehingga kita tunda ekspose nya,” ucap Khofifah.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, pernyataan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini soal zona hijau yang dimaksud, bukan soal kasus Covid-19 di Surabaya melainkan angka Reproduksi Effektif (RT).

Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita.

“Ingat lho yaa, saya tidak bicara zona. Tetapi bicara Rt yang sudah hijau dengan penularan kasus yang sudah dapat dikendalikan. Atau teorinya penyakit kemungkinan akan hilang dari populasi. Jadi, sekali lagi angka Rt di Surabaya sudah berwarna hijau,” kata Febria saat memberi keterangan pers di Balai Kota beberapa waktu lalu.(div/r7)

Loading...

baca juga