KNPI Dorong Konsolidasi Pemuda Lewat Satgas Asta Cita

KNPI Dorong Konsolidasi Pemuda Lewat Satgas Asta Cita

Jakarta,(DOC)Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) secara resmi meluncurkan Satgas Pemuda Asta Cita, sebuah gerakan nasional yang mengajak generasi muda untuk ikut serta mengawal delapan visi pemerintahan Prabowo-Gibran menuju Indonesia Emas 2045.

Bacaan Lainnya

Peluncuran ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sekaligus Deklarasi Satu Juta Pemuda Asta Cita, yang berlangsung Sabtu (2/8/2025). Acara ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran bagi pemuda dari seluruh penjuru Indonesia.

Dalam keterangan resminya, Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa, menegaskan bahwa peluncuran Satgas ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata keterlibatan pemuda sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional.

“Pemuda harus hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bagian dari solusi. Satgas Pemuda Asta Cita menjadi wadah untuk beraksi nyata, memastikan arah kebijakan tetap berpihak pada rakyat,” ujarnya.



Melalui gerakan ini, KNPI ingin mengarahkan energi pemuda ke dalam empat tujuan utama:

  • Mengawal delapan poin utama Asta Cita secara aktif dan solutif.
  • Membangun jejaring organisasi, komunitas, dan relawan pemuda lintas daerah.
  • Menyusun peta jalan keterlibatan strategis pemuda dalam pembangunan nasional.
  • Mendorong viralitas gerakan digital #1JutaPemudaAstaCita sebagai bentuk partisipasi publik yang masif.

Sebagai bagian dari deklarasi, secara simbolis dilakukan penyematan rompi Satgas Asta Cita kepada perwakilan pemuda dari berbagai daerah. Gerakan ini juga ditopang oleh kampanye media sosial dan peluncuran video deklarasi kolaboratif dari seluruh Indonesia.

KNPI akan memobilisasi Satgas ini melalui jaringan organisasi di seluruh provinsi, termasuk kelompok Cipayung, komunitas lokal, dan mahasiswa. Mereka akan menjadi penggerak utama dalam menjangkau akar rumput dan menjaga arah pembangunan sesuai semangat Asta Cita.

“Kami mengundang semua pemuda Indonesia untuk bergabung. Ini bukan gerakan kosong, tapi ikhtiar kolektif menuju Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan maju,” ujar Putri. (r6)

Pos terkait