Kolaborasi Pemkot Surabaya dan Lazada Dorong UMKM Bertransformasi Digital

Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Lazada Indonesia mengadakan workshop bertajuk “UMKM Naik Kelaz”. Acara ini berlangsung pada Kamis (19/9/2024) di lantai 4 Gedung Siola.

Bacaan Lainnya

Tujuan workshop ini adalah membantu pelaku UMKM beradaptasi agar lebih kompetitif di era ekonomi digital. Workshop ini di hadiri langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji. Hadir pula Vice President, Government Affairs, Lazada Indonesia, Yovan Sudarma dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag), Dewi Soeriyawati.

Dalam sambutannya, Agus Imam Sonhaji menyampaikan terima kasih kepada Dewi dan Lazada Indonesia. Menurutnya, acara ini sangat penting karena transaksi jual beli kini banyak di lakukan secara online. “Terima kasih kepada Lazada dan Ibu Dewi yang sudah menyelenggarakan acara luar biasa ini,” katanya.

Agus berharap kolaborasi antara Pemkot dan Lazada bisa terus berlanjut. Ke depannya, ia ingin mengintegrasikan aplikasi Lazada dengan e-Peken, platform milik Pemkot. “Kami punya e-Peken, dan kolaborasi ini bisa memperkuat potensi UMKM,” tambahnya.

100 UMKM dari Berbagai Kategori

Kepala Dinkopumdag, Dewi Soeriyawati, menjelaskan bahwa workshop ini di ikuti oleh 100 pelaku UMKM dari berbagai kategori. Mulai dari fashion, kerajinan, hingga makanan dan minuman (Mamin). Dewi menekankan pentingnya pelatihan ini karena UMKM mendapat wawasan tentang transformasi dan pemasaran digital.

Berbagai tips juga di bagikan dalam workshop ini, seperti cara membuat produk lebih mudah di temukan di platform e-commerce. Selain itu, peserta juga belajar membuat deskripsi dan foto produk yang menarik. “Misalnya, teknik foto produk yang bagus dan cara agar pembeli mau melakukan repeat order,” jelas Dewi.

Pemkot juga menghadirkan narasumber ahli dari Lazada Indonesia. Di antaranya, Giovanni Albert, Head of Regional Business Development, serta Jimmy dan Michelle yang ahli dalam fotografi produk. Mereka membagikan wawasan seputar teknik foto produk yang efektif.

Baca Juga:  Banjir Kembali Terjadi di Surabaya Barat

Dewi menambahkan, peningkatan kualitas UMKM tak lepas dari pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Pemkot juga memfasilitasi kemitraan UMKM dengan perbankan untuk akses permodalan. Selain itu, ada program sertifikasi seperti merek, halal, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bertujuan meningkatkan kualitas produk.

“Harapannya, peserta workshop terus belajar dan menerapkan ilmu yang di dapatkan di pelatihan ini. Media sosial bisa menjadi salah satu sumber informasi yang relevan bagi pelaku UMKM,” pungkas Dewi.

Di sisi lain, Yovan Sudarma dari Lazada Indonesia mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Lazada mendukung ekonomi digital. “Kami berterima kasih kepada Dinkopumdag Kota Surabaya atas kerja samanya,” ujarnya.

Pos terkait