KPU JATIM BERSAMA 38 KPU KABUPATEN/ KOTA DI WILAYAHNYA HADIRI KONREG PENINGKATAN PARMAS

Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI, Nur Syarifah

 

Bali, kpujatim.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) bersama dengan 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur menghadiri Konsolidasi Regional (Konreg) Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu 2019 gelombang III. Datang mewakili dari masing-masing satker, yakni satu orang Divisi SDM dan Parmas serta satu orang operator Siparmas.

Hadir juga Ketua dan Anggota KPU RI, Gubernur Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali beserta jajaran Pemerintah Provinsi. Dan peserta dari 8 Provinsi lainnya, seperti Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Kalimatan Timur, dan Kalimantan Tengah.

Konreg dijadwalkan akan dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 12 sampai dengan 14 September 2018. Bertempat di hotel Grand Inna Bali Beach, jalan Hang Tuah jalan Inna Grand Bali Beach, Sanur Kaja, Denpasar, Bali.

Pembukaan acara dilakukan di kantor Gubernur Bali pada jam setengah 9 malam Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA).

Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI, Nur Syarifah dalam laporannya menyampaikan latar belakang diadakannya Konreg ini adalah karena adanya satu kewajiban yang dibebankan KPU. “Dimana KPU harus dapat mencapai tingkat partisipasi pemilih sebesar 77,5% pada pemilu 2019 nanti. Tentu ini bukan hal yang mudah dan sulit bagi KPU,” tutur Karo Teknis dan Hupmas KPU RI (12/9/2018).

Sehingga dengan adanya tuntutan dan kewajiban ini, menurut Syarifah KPU perlu menyusun strategi-strategi dan rencana aksi dalam peningkatan partisipasi pemilih melalui Konsolidasi Regional ini. “Konreg ini pun semakin penting untuk diadakan mengingat KPU akan segera melaksanakan tahapan Kampanye Pemilu 2019. Yang menjadi salah satu bahasan dalam Konreg ini,” ujarnya.

Kegiatan ini dimaksudkan pula untuk membangun pemahaman yang sama sebagai penyelenggara dan memfasilitasi peserta pemilu. “Untuk itu, di hari kedua akan membahas strategi peningkatan partisipasi dalam pemilu, kampanye serta aplikasi Siparmas,” jelas Syarifah.

Aplikasi Siparmas merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPU sebagai bentuk pertanggungjawaban KPU atas kegiatan pendidikan pemilih yang telah dilakukan dan dapat diakses oleh publik.

Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Jawa Timur

(AACS)