Lintas Sektor di Lumajang Sepakat Perangi Korupsi

Lintas Sektor di Lumajang Sepakat Perangi Korupsi
Lumajang,(DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Lumajang menggelar Konvensi Pengawasan Aksi Basmi Korupsi 2025 di GOR Wira Bhakti, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Dalam konvensi tersebut di lakukan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor yang melibatkan unsur pimpinan daerah, antara lain Polres Lumajang, Kejaksaan Negeri Lumajang, serta DPRD Kabupaten Lumajang.

Bacaan Lainnya

Konvensi pengawasan tahun ini mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, sebagai simbol keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah dan memberantas praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa gerakan antikorupsi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi pengingat moral yang hidup dalam keseharian aparatur pemerintahan.

“Ini adalah bentuk komitmen untuk mengingatkan diri kita sendiri, mengingatkan teman, dan mengingatkan semua pihak agar bersama-sama menjaga diri. Jangan sampai terpengaruh dan tergoda oleh hal-hal yang di larang, baik secara hukum negara maupun ajaran agama,” tegas Bupati yang akrab di sapa Bunda Indah.

Penanaman Integritas

Menurutnya, penanaman nilai integritas sejak dini, khususnya kepada generasi muda, akan membentuk kontrol sosial yang kuat dan berkelanjutan. Ketika integritas menjadi norma bersama, maka praktik koruptif tidak hanya di tolak secara hukum, tetapi juga secara sosial dan budaya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Daerah Kabupaten Lumajang, Aan, menyampaikan bahwa pengawasan pemerintahan saat ini harus terus bertransformasi untuk menjawab kompleksitas tantangan birokrasi modern.

“Pengawasan tidak boleh berhenti pada temuan kesalahan. Pengawasan harus mampu memberikan rekomendasi yang solutif dan berdampak nyata terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Aan mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Kabupaten Lumajang berhasil meraih nilai pengawasan sebesar 93,4 dengan kategori Baik/Terjaga, menempatkan Lumajang di peringkat ke-9 se-Jawa Timur dan peringkat ke-27 secara nasional.

Baca Juga:  GP Ansor Lumajang Laporkan Pria Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru ke Polisi

Capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan ke depan. Ke depannya, Inspektorat Daerah Kabupaten Lumajang akan memfokuskan kebijakan pada peningkatan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), penguatan pengawasan berbasis risiko, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi guna mempercepat deteksi dini potensi penyimpangan. (Imam)

Pos terkait