Lumajang, (DOC) – Dalam upaya menghadapi potensi bencana selama musim hujan. Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar apel siaga bencana. Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama dalam menghadapi ancaman bencana.
“Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat sangat penting untuk menghadapi bencana,” kata Indah Wahyuni.
Ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko bencana.
“Mari kita jaga lingkungan sekitar kita. Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kita sudah berkontribusi dalam mengurangi risiko bencana,” imbuhnya.
Yuyun menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi di wilayah ini. Terutama banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan erupsi Gunung Semeru.
“Gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kita, baik dari sumber daya manusia, peralatan, maupun logistik. Kita tahu, Januari hingga Februari adalah puncak musim hujan. Dan Lumajang sangat rentan terhadap bencana,” ujar Yuyun.
Ia menambahkan, pengalaman banjir pada April 2024 lalu menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat Lumajang.
“Kita harus belajar dari peristiwa itu. Dengan persiapan yang matang, kita berharap dapat meminimalisir dampak buruk bencana,” tegasnya.
Yuyun menyampaikan harapan agar Lumajang tetap aman dari bencana.
“Kita semua berharap tidak ada bencana yang terjadi. Namun, kita harus tetap siap siaga. Dengan persiapan yang matang, kita bisa mengurangi dampak buruk jika terjadi bencana,” ujar Indah Wahyuni.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam upaya mitigasi bencana. “Terima kasih atas kesediaan semua pihak untuk bersama-sama menjaga keselamatan masyarakat Lumajang,” pungkasnya. (Imam)