Menlu Australia Akan Hadiri Pertemuan Menlu G20 di Bali

Jakarta (DOC) – Minggu ini Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong akan berkunjung ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Bali.

Bacaan Lainnya

Penny mengungkapkan, sebagai forum utama dalam kerja sama dan tata kelola ekonomi internasional, G20 memiliki peran penting dalam memastikan ketahanan pangan dan energi – yang keduanya terancam oleh invasi Rusia yang ilegal dan tidak beralasan terhadap Ukraina.

Pada saat yang genting untuk keamanan internasional ini, Australia, kata Penny, bekerja sama dengan Indonesia dan mitra lainnya menuju pertemuan G20 yang sukses, yang juga mengirimkan pesan yang jelas ke Rusia.

“Saya memuji Indonesia karena mengundang Ukraina untuk berpartisipasi sebagai tamu,” ujarnya, Rabu (6/7/).

“Saya juga akan berpartisipasi dalam pertemuan ke dua puluh satu Menteri Luar Negeri Meksiko, Indonesia, Republik Korea, Turki, dan Australia (MIKTA),” sambungnya.

MIKTA bertujuan untuk menjembatani hubungan antara negara berkembang dan negara maju dalam isu-isu global termasuk Ukraina, ketahanan pangan, dan pengelolaan migrasi.

Menjelang pertemuan Menteri Luar Negeri G20, Penny juga akan berkunjung ke Singapura.

“Hubungan Australia dengan Singapura adalah salah satu hubungan kami yang paling dekat dan paling komprehensif di kawasan ini, bertumpu pada kepentingan strategis dan ekonomi bersama,” jelasnya.

“Saya menantikan pertemuan dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Wakil Perdana Menteri Lawrence Wong, dan Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan,” tambahnya.

Singapura, kata Penny, adalah mitra perdagangan dan investasi terbesar Australia di Asia Tenggara, dan pihaknya bekerja sama erat untuk merundingkan Perjanjian Ekonomi Hijau Australia-Singapura.

“Perjanjian ini akan berperan penting dalam memfasilitasi perdagangan dan investasi serta mendukung negara-negara kami untuk mencapai tujuan nol emisi kami,” tandasnya. (ris)