Minimarket Disegel Akibat Gunakan Jukir Liar, Wali Kota Eri Cahyadi Geram! 

Minimarket Disegel Akibat Gunakan Jukir Liar, Wali Kota Eri Cahyadi Geram! Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas terhadap sejumlah minimarket yang disegel karena masih menggunakan jasa juru parkir (Jukir) liar. Pada Selasa(10/6/2025), Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa minimarket yang tersebar di wilayah Surabaya Pusat dan Surabaya Timur.

Dari tiga lokasi yang di Sidak, dua minimarket di Jalan Dr. Dharmahusada langsung di segel. Penyebabnya, kedua minimarket tersebut masih membiarkan juru parkir liar beroperasi di halaman tokonya, padahal pemerintah sudah melarang praktik tersebut. Satpol PP dan petugas toko kemudian menggembok area parkir dan memasang garis kuning di sekeliling lokasi sebagai tanda penyegelan.

Bacaan Lainnya

Eri Cahyadi menjelaskan bahwa penyegelan ini bukan tanpa dasar. Ia menegaskan bahwa seluruh tempat usaha di Surabaya sudah mendapatkan instruksi untuk menyediakan petugas parkir resmi yang mengenakan rompi khusus bertuliskan “Parkir Gratis”. Rompi itu menjadi penanda bahwa jukir yang bertugas adalah resmi dan tidak boleh meminta uang dari pengunjung.

“Saya sudah minta semua toko modern untuk menyiapkan tukang parkir resmi yang mengenakan rompi dari pihak minimarket. Kalau tidak ada, ya kita segel tempat parkirnya. Kalau parkir di segel, otomatis tokonya ikut tutup karena pelanggan nggak bisa masuk,” tegas Eri kepada awak media.

Selain soal rompi, Eri juga meminta agar minimarket memberi perlindungan kepada jukir resmi, termasuk asuransi. Ia menilai, ketertiban parkir tidak hanya melindungi masyarakat dari pungli, tapi juga memberi kepastian hukum bagi petugas parkir.

Pemerintah Kota Surabaya tidak akan membuka segel sampai pihak minimarket memenuhi ketentuan. Eri juga mengingatkan bahwa tindakan serupa akan di terapkan di seluruh wilayah jika pelanggaran serupa kembali terjadi.

“Silakan di buka lagi kalau sudah ada tukang parkirnya yang resmi. Kalau belum, ya tetap kami tutup,” pungkasnya.(r7)

Pos terkait