Lewat Literasi Data, TelU Surabaya dan BPS Pacu Digitalisasi Kelurahan di Surabaya

 

Lewat Literasi Data, TelU Surabaya dan BPS Pacu Digitalisasi Kelurahan di Surabaya
Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang digelar TeIU Surabaya di Kelurahan Tenggilis Mejoyo. (Foto: Ist)

Bacaan Lainnya

Surabaya, (DOC) – Langkah konkret menuju transformasi digital terus merambah tingkat akar rumput di Kota Pahlawan. Kali ini, civitas akademika Program Studi Sains Data Telkom University (TelU) Surabaya bersama Pojok Statistik TelU Surabaya menggelar aksi nyata dengan membuat perangkat Kelurahan Tenggilis Mejoyo menjadi lebih melek data dan media digital.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) yang dibina langsung oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini, para dosen dan mahasiswa turun tangan memberikan pendampingan intensif. Sasarannya adalah para perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat setempat agar mampu mengelola informasi publik secara modern.

Ketua Tim Pengabdian, Regita Putri Permata, menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang melesat cepat menuntut instansi pemerintahan di tingkat kelurahan untuk tidak lagi gagap teknologi. Pelayanan publik kini wajib disajikan secara cepat, akurat, dan menarik.

“Kami menghadirkan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis semata, tetapi juga pada kemampuan menyampaikan informasi publik berbasis data secara efektif,” ujar Regita Putri Permata saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada prinsip-prinsip visualisasi data melalui infografis. Mereka belajar menyusun narasi data, memilih warna dan tipografi yang tepat, hingga mengemas informasi statistik agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pengelolaan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Materi yang diberikan meliputi perencanaan konten, strategi publikasi, peningkatan interaksi dengan warga, serta pemanfaatan platform digital untuk menyebarluaskan program dan layanan kelurahan.

Pendampingan yang dilakukan tidak berhenti pada pelatihan. Tim pengabdian turut membantu implementasi hasil pembelajaran sehingga menghasilkan sejumlah perubahan nyata dalam pengelolaan informasi publik di Kelurahan Tenggilis Mejoyo.

Salah satu hasilnya adalah integrasi berbagai infografis statistik ke dalam laman resmi kelurahan. Berbagai data penting, mulai dari kondisi perempuan berdasarkan status perkawinan, penduduk belum kawin, kesenjangan dokumen legalitas, hingga kelompok rentan penyandang disabilitas, kini disajikan dalam bentuk visual yang lebih mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga:  Rumah Pendidikan Resmi Diluncurkan: Satu Portal, Banyak Solusi

Perubahan juga terlihat pada pengelolaan media sosial. Akun Instagram resmi Kelurahan Tenggilis Mejoyo kini tampil lebih rapi, informatif, dan memiliki keselarasan visual yang konsisten. Beragam informasi kegiatan dan layanan publik disajikan dengan desain yang lebih menarik sehingga memudahkan masyarakat memperoleh informasi terbaru dari pemerintah kelurahan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), BPS Kota Surabaya, dan Pojok Statistik Telkom University Surabaya. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya pemanfaatan data dalam penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi digital di tingkat masyarakat.

Tim pengabdian terdiri dari dosen Program Studi Sains Data Telkom University Surabaya, yakni Regita Putri Permata, Nuchaila Ainiyah, dan Faisal Zaidan Pradana, bersama lima mahasiswa yaitu Rafif Fikri, Nashwa Aqeela Irtisa Rudin, Nisrina Hibatullah, Nur Fattah Hamdani, dan Muhammad Ridwan.

Melalui kegiatan ini, Telkom University Surabaya berharap perangkat kelurahan dan masyarakat semakin mampu mengelola informasi secara mandiri, akurat, dan berbasis data. Program tersebut sekaligus menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Pos terkait