Paguyuban Batik Lumajang Ikuti Uji Kompetensi

Lumajang,(DOC) – Puluhan orang anggota Paguyuban Batik Lumajang mengikuti uji kompetensi batik, di Batik Sekar Agung, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Sertifikasi Profesi Batik Semarang digelar selama dua hari.

Sebanyak 50 orang pengrajin batik mengikuti  rangkaian kegiatan uji kompetensi membatik terutama batik tulis. Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi Batik Semarang, Widhiarso mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi dibagi menjadi dua sesi digelar selama dua hari. “Kompentensi yang diujikan adalah mencanting atau membatik tulis,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Untuk uji kompentensi ada beberapan hal pertama adalah pengetahuan tentang teknik membatik, kemudian yang kedua adalah keterampilan dalam membatik. Penilaian adalah keterampilan kaidah-Kaidah standar Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) batik.  “Jadi seseorang dikatakan kompetensi apabila memiliki 3 hal tersebut. pertama adalah pengetahuannya bagus dan keterampilannya. Kemudian keterampilannya bagus tapi sikap kerjanya merugikan lingkungan kerja,itu belum bisa dikatakan kompeten,” terang Widhiarso.

Menurutnya, untuk sertifikasi tidak ada yang seumur hidup, tapi harus ada pembaruan kembali atau uji ulang hanya 3 tahun sekali. “Untuk mempertahankan kompetensinya sudah 3 tahun kembali unjuk kompetensi lagi, dapat perpanjangan lagi,” tuturnya.

Sertifikat yang diberikan sebagai pengakuan dari pemerintah yang merupakan bukti otentik. “Kami dari lembaga sertifikasi profesi batik bertugas untuk merekomendasikan dengan memberi catatan kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” terang Widiarso.(imam/r7)

Baca Juga:  Batik Lumajang Dipamerkan di Gelar Kriya Dekranasda

Pos terkait