D-ONENEWS.COM

Pasca Gempa 6,1, warga di Lumajang Tinggal Ditenda Darurat

Lumajang, (DOC)-Dampak gempa berkekuatan magnitudo 6.1 SR di selatan Malang pada Sabtu 10 April 2021 ratusan rumah warga alamu rusak parah.

Wargapun kini tinggal ditenda darurat dengan kondisi seadanya yang tidak jauh dari reruntuhan rumahnya.

Mereka membuat tenda beratap terpal untuk tempat istirahat dan tidur sementara.

Dari pantauan D-onenews.com warga Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, dan Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang disibukan dengan membereskan puing-puing rumah.

Dimana Desa Kaliuling merupakan wilayah paling parah terdampak gempa bumi, terlihat rumah-rumah warga mengalami rusak parah dan tidak mungkin bisa ditinggali.

“Saya bersama keluarga tidur ditenda terpal bersama keluarga, karena rumah saya rusak total tidak bisa ditempati lagi,” ujar warga Desa Kaliuling.

Selain itu, pantauan dilapangan Personil Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, Yonif 527/BY, Satbrimob Polda Jatim, BPBD Kab Lumajang serta relawan melakukan kerja bakti di Dusun Iburojo Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari membantu masyarakat membersihkan material bangunan rumah yang rusak/roboh.

Bahkan alat berat diturunkan untuk melakukan pembersihan material bangunan rumah yang roboh.

Sementara di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari ada 531 bangunan rumah mengalami kerusakan, korban meninggal dunia 5 orang yakni Ahmad Fadholi, Sri Yani (46) warga Desa Tempurrejo Kecamatan Tempursari. Selain itu Juwanto, H. Nasar alias H. Amin dan Bonami warga Desa Kaliuling, Kec. Tempursari.

“sampai saat ini data kerusakan akibat gempa di Kab. Lumajang yaitu sebanyak 1.270 rumah mengalami rusak berat dan rusak ringan,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat memberikan sambutan di hadapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Imam)

Loading...