PD RPH Buka Layanan Jasa Pemotongan Hewan Qurban

Tidak ada komentar 192 views

Surabaya,(DOC) – Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD-RPH) membuka jasa layanan pemotongan hewan qurban saat Idul Adha. Selain itu, BUMD milik Pemkot Surabaya tersebut juga menyediakan kemasan daging dalam takaran kiloan.

Direktur Utama PD RPH Teguh Prihandoko mengatakan, paket layanan yang disediakan RPH mulai dari penyembelihan, menguliti hingga dalam bentuk kemasan daging. RPH juga menerima layanan lepas tulang, berupa daging, dan penyembelihan sampai dagingnya ditakar kiloan. “Prosesnya bisa langsung dilihat oleh pemilik hewan qurban,” katanya, Senin(13/8/2018).

Dia mengungkapkan, layanan tersebut dilakukan sebagai upaya RPH menjaga lingkungan tetap bersih dari limbah kurban. Jika pemotongan dilakukan di RPH, proses pemotongan, dan limbah lainnya berupa kotoran dan darah hewan dikelola langsung. “Proses penyembelihan juga sudah higienis hingga pembuangan limbahnya,” ujarnya.

Menurutnya, paket pemotogan hewan kurban hingga mengemasnya dalam plastik sudah dilakukan sejak tahun lalu. Pada tahun sebelumnya, RPH menjual hewan qurban sebanyak 100 ekor dan memberikan layanan paket kemasan kepada 60 orang. Ia mengaku, paket  layanan pengemasan daging kurban lebih praktis. “Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian agar imbauan penyembelihan di RPH bisa tersampaikan ke masyarakat,” jelasnya.

Dia menambahkan, jasa layanan penyembelihan hewan kurban dan pengemasan dilakukan mulai 22 – 25 Agustus.  Ia mengaku, jika penyediaan hewan kurban dan paket kemasaannya tidak banyak. RPH berorientasi memberikan layanan yang berkualitas dan harga yang terjangkau. “Kita juga beri pelatihan takmir bersama dengan dokter hewan,” terangnya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha mengatakan, RPH sebagai wadah penyembelihan hewan harus bisa mensosialisasikan kepada masyarakat terkait program yang dilakukannya. Diharapkan dengan bantuan dari RPH, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Surabaya bisa berjalan dengan lancar. “Daripada memaksakan menyembelih hewan kurban tapi tidak tahu caranya kan malah tidak baik,” pungkasnya.(r7)