Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak Parah di 2026

Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak Parah di 2026Lumajang,(DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memprioritaskan perbaikan jalan rusak parah pada 2026. Pemkab menargetkan sejumlah ruas strategis yang selama ini dikeluhkan masyarakat bisa segera membaik secara bertahap.

Pemkab Lumajang akan membiayai proyek ini melalui anggaran pusat dan daerah.

Bacaan Lainnya

Bupati Lumajang, yang akrab dengan sapaan Bunda Indah, menyatakan pihaknya sudah mengajukan perbaikan tiga ruas jalan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Saya sudah mengajukan perbaikan jalan ke Kementerian PU untuk tiga ruas jalan ini agar segera diselesaikan,” ujarnya.

Tiga ruas tersebut meliputi jalur Gesang–Tempeh, Pasrujambe, serta Candipuro menuju Penanggal. Pemkab memprioritaskan ruas Candipuro–Penanggal karena jalur ini berfungsi sebagai jalur evakuasi.

Bunda Indah mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama. Meski begitu, ia menegaskan Pemkab tetap fokus memperbaiki infrastruktur jalan.

Ia menjelaskan, Pemkab akan memperbaiki beberapa ruas jalan panjang menggunakan APBD. Selain itu, Pemkab juga merencanakan tambahan perbaikan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

“Mohon bersabar karena dananya terbatas. Namun, kami tetap fokus pada perbaikan infrastruktur,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat agar proyek tersebut segera berjalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Lumajang, Heri, mengatakan Pemkab juga menargetkan perbaikan sejumlah ruas lain pada tahun ini.

Salah satunya, Pemkab akan memperbaiki Jalan Panglima Besar Sudirman sepanjang sekitar 900 meter.

“Sepanjang Jalan PB Sudirman dengan panjang sekitar 900 meter akan di perbaiki tahun ini,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab juga menyiapkan perbaikan ruas Banyuputih Lor–Banyuputih Kidul, Tegal Ciut–Sawaran Lor di Kecamatan Klakah, serta ruas Tunjung–Kalibanter.

Heri menambahkan, saat ini tim masih menyusun perencanaan proyek. Pemkab menargetkan proses lelang berlangsung pada Mei.

Setelah itu, Pemkab akan memulai pekerjaan fisik pada Juli 2026 dengan menggunakan anggaran APBD.

“Sekarang masih tahap perencanaan, lelang bulan Mei, dan pelaksanaan di rencanakan mulai Juli,” jelasnya.(r7)

Pos terkait