PKB Intruksikan Kadernya Sosialisasikan FU Wali Kota Surabaya

Surabaya,(DOC) – Tantangan gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa untuk Fandi Utomo (FU) maju Wali kota  Surabaya mulai menunjukan jawaban dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan tidak tangung-tangung DPC PKB Kota Surabaya mengeluarkan surat intruksi dengan nomer 027/DPC-03/V/B2/VIII/2018 yang mewajibkan untuk seluruh pengurus struktur hingga tingkat ranting di Surabaya, anggota DPRD maupun caleg DPRD kota dan kader penggerak PKB kota Surabaya agar mulai bergerak mensukseskan dan mendukung penuh FU  sebagai Wali kota pada periode 2020 mendatang.

Musyaffa Rouf, Ketua DPC PKB Surabaya, menyampaikan, surat intruksi ini diambil setelah PKB keliling ke para kyai, ulama, aktivis NU dan sesepuh di Surabaya yang menginginkan Wali Kota pengganti Tri Rismaharini berasal dari  kader PKB. 

“Berdasar dari itu semua, DPC PKB Kota Surabaya mengeluarkan Surat intruksi ini dan sosok Fandi Utomo mempunyai komitmen kuat untuk membangun kemandirian dan memajukan Surabaya dan memprioritaskan peningkatan ekonomi warga Surabaya, dengan begitu warga tidak semakin terpinggirkan,” ungkap Musyafak kepada para awak media, Kamis(30/8/2018).

Menurut Musyafak, para Kyai dan ulama NU membeberkan bahwa NU dulu lahir di kota pahlawan dan NU pula yang melahirkan PKB, sehingga wajar jika para kader PKB harus merebut kekuasaan politik.

Selain itu, lanjut Musyafak, intruksi ini juga didasari oleh dukungan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar terhadap FU untuk maju sebagai calon Wali kota pada Pilkada 2020.

“Intruksi berlaku bagi seluruh Caleg juga yang harus bergerak mencari suara sebanyak-banyaknya untuk mensosialisasikan FU Wali Kota. Seluruh kader wajib bergerak, jika tidak, maka partai akan melakukan evaluasi, karena ini merupakan upaya untuk membesarkan partai,” pungkasnya.(rob/r7)