D-ONENEWS.COM

Proyek Pembangunan Tol Probolinggo-Lumajang Butuh Anggaran Rp 4,7 Trillun

Ilustrasi

Lumajang,(DOC)-Rencana pembangunan Tol Probolinggo-Lumajang sudah mendapatkan kepastian. Presiden Joko Widodo telah menyetujui melalui Perpres Nomor 80 Tahun 2019.

Dari surat lampiran Perpres tertulis pembangunan tol membutuhkan biaya sekitar Rp 4.7 trilliun. Nominal sebesar itu didapat melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Dalam Perpres tersebut dijelaskan, percepatan pembangunan ekonomi perlu dilakukan guna meningkatkan daya saing kawasan yang berdampak pada pertumbuhan investasi dan peningkatan perekonomian nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML mengatakan, bahwa pembahasan teknis detail jalan tol Porobilnggo – Lumajang dimulai pada 2020 mendatang, mulai trase jalur, exit tol serta area lahan yang bakal digunakan.

“2020 perencanaan teknisnya, mulai trase, penggunaan lahan hingga proses – proses lainnya, 2021 ini nanti sudah mulai dikerjakan. Harapannya 2023 bisa kita rasakan bersama manfaatnya,” jelasnya.

Sebagaimana tertera dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi, ruas jalan tol Probolinggo – Lumajang akan dibangun melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sementara, estimasi nilai investasi telah tercatat sebesar 4,7 triliun.

Selain tol, jalan nasional Probolinggo – Lumajang juga bakal ada perlebaran jalan raya Probolinggo-Lumajang guna menangani kemacetan. Anggaran berasal dari APBN dengan nilai sebesar 454 M.

“Ini nanti akan ada percepatan dalam mengatasi kemacetan yang sering terjadi, tentu di tahun yang akan datang jalan nasional Probolinggo – Lumajang akan lebih lebar,” pungkas Cak Thoriq.(imam)

Loading...

baca juga