Jakarta,(DOC) – Presiden Prabowo Subianto mengaku belum mengetahui terkait dugaan penggelapan dana Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengaku belum mendengar kabar mengenai penggelapan anggaran MBG tersebut.
“Penggelapan? Nanti saya cek ya, saya belum tahu,” ujar Prabowo, dikutip Rabu (23/4/2025).
Kepala Negara lantas menegaskan, bahwa tentu pemerintah akan terus mengawal setiap dana yang digunakan. Termasuk untuk MBG.
“Saya ngga tahu soal ini (MBG), belum (ada laporan), pasti diurus. (Karena) setiap sen uang rakyat akan kita jaga,” ucapnya.
Dugaan penggelapan dana MBG di Kalibata, Jakarta Selatan, mengemuka setelah Ira Mesra Destiawati, pemilik Mitra Dapur melaporkan kasus. Ira secara resmi melaporkan Yayasan MBG berinisial MBN ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/1160/IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Ira melaporkan persoalan dugaan penyelewengan dana sebesar Rp975.375.000.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang di tujukan untuk memastikan anak-anak sekolah mendapat asupan gizi yang memadai. Oleh karena itu, dugaan penyelewengan dana program ini menjadi sorotan tajam publik.
Sementara itu, berbagai pihak meminta transparansi dalam pengelolaan dana MBG serta evaluasi terhadap yayasan atau mitra yang terlibat di dalamnya.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih memproses laporan dan mengumpulkan bukti terkait. Belum ada pernyataan resmi dari Yayasan MBG atau MBN atas laporan tersebut.(rd)





