Sentuhan Empati untuk Mbah Buati, Pemkab Lumajang Perbaiki Rutilahu di Labruk Kidul

Sentuhan Empati untuk Mbah Buati, Pemkab Lumajang Perbaiki Rutilahu di Labruk KidulLumajang,(DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan kepeduliannya. Kali ini, perhatian mereka tertuju pada Mbah Buati (88), Lansia yang hidup sebatang kara di rumah sederhana Dusun Krajan Timur, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko.

Rumah yang di tinggali Mbah Buati sudah lama rusak. Atap bocor, dinding rapuh, dan tidak ada kamar mandi. Kondisi itu membuat Pemkab Lumajang bergerak cepat. Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, datang langsung ke lokasi, Senin (26/5/2025).

Bacaan Lainnya

Bunda Indah memastikan rumah Mbah Buati akan diperbaiki lewat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Ia juga menegaskan pentingnya menghargai pilihan sang nenek. “Beliau ingin tetap tinggal di sini, bukan di panti. Itu pilihan yang harus kita hormati,” ujarnya.

Selain perbaikan rumah, pemerintah juga menjamin kebutuhan pokok Mbah Buati. Makanan hangat dikirim dua kali sehari. Petugas puskesmas rutin memantau kesehatannya. “Ini bukan cuma soal rumah, tapi menjaga martabat lansia yang ingin hidup mandiri,” jelas Bunda Indah.

Baznas Lumajang turut memberi bantuan Rp10 juta untuk renovasi. Perbaikan rumah akan melibatkan Kepala Desa Labruk Kidul, RT, dan RW setempat. Warga sekitar pun diajak berpartisipasi. “Kami bantu juga pompa air agar kebutuhan harian beliau tercukupi,” kata Bunda Indah.

Kisah Lansia ini menjadi pengingat pentingnya kehadiran negara di tengah rakyat. Tak melulu lewat panti atau institusi, tapi lewat perhatian, empati, dan tindakan nyata.

“Ini bukan sekadar membangun rumah, tapi membangun rasa kemanusiaan,” tutup Bunda Indah.(imam)

Baca Juga:  Cak Thoriq Bantah Telah Usir Advokat Anggota Peradi

Pos terkait