
Badung, (DOC) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung untuk membangun jaringan utilitas terpadu kabel listrik 150 kilovolt (kV). Langkah strategis ini dilakukan guna memperkuat keandalan pasokan energi di kawasan yang menjadi jantung pariwisata dan pusat pertumbuhan ekonomi Bali.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama pemanfaatan aset daerah berupa penyewaan tanah Pemkab Badung oleh PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali di Kantor BPKAD Kabupaten Badung.
Manager PLN UPT Bali, Made Gita Mardika, mengungkapkan bahwa penempatan jaringan kabel terpadu 150 kV ini sangat vital untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik di Bali yang terus meningkat seiring pulih dan berkembangnya sektor pariwisata, bisnis, serta investasi.
“Penempatan jaringan utilitas terpadu kabel 150 kV adalah komitmen kami menghadirkan sistem kelistrikan yang kian andal. Sinergi bersama Pemkab Badung ini memastikan pembangunan berjalan lancar sehingga layanan listrik untuk masyarakat dan industri pariwisata dapat makin optimal,” tegas Made Gita, Selasa (3/8/20206).
Dukungan penuh turut disampaikan Kepala BPKAD Kabupaten Badung, I Ketut Wisuda. Pihaknya menilai pemanfaatan aset daerah untuk infrastruktur publik seperti ketenagalistrikan merupakan bentuk kolaborasi saling menguntungkan yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Pemkab Badung berkomitmen penuh mendukung penyediaan infrastruktur publik. Kerja sama ini tak hanya memperbaiki pelayanan listrik, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan daerah,” ujar Ketut Wisuda.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengapresiasi dukungan Pemkab Badung. Menurutnya, keandalan sistem transmisi merupakan fondasi utama dalam menjaga daya saing Bali di mata wisatawan dan investor.
“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis proyek infrastruktur ini berjalan sesuai target. Listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan adalah kunci utama menyokong daya saing ekonomi serta pariwisata Bali,” pungkas Ika.





