Stock Makanan Menipis, Dinsos Jatim Kirim Sembako Dan Logisitik Ke Lombok

foto : kondisi RSUP NTB pasca gempa Lombok Utara

Surabaya,(DOC) – Jumlah korban gempa berkuatan 7.0 skala rihcter (SR) yang mengguncang Lombok Utara, Minggu(5/8/2018) petang, terus bertambah. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban meninggal akibat gempa Lombok sebanyak 98 orang dan puluhan ribu jiwa berada di tempat pengungsian.

Untuk meringankan beban para pengungsi yang kehilangan tempat tinggalnya, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memberangkat mobil dapur dan 20 personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke lokasi bencana.

“Kita juga mengirim bantuan logisitik ke Lombok. Disana pasukan Tagana langsung membuat dapur umum disekitar lokasi pengungsian, tepatnya didepan kantor Bupati Lombok Utara,” ungkap Sukesi Kepala Dinas Sosial Pemprov Jatim, Selasa(7/8/2018).

Informasi yang dari Kementrian Sosial RI, bahwa stok makanan untuk warga korban gempa sudah mulai menipis. Untuk itu Dinsos Jatim segera mengirimkan bantuan dan personil ke lokasi pengungsian.

“Bantuan makanannya berupa Sembako dan bumbu dapur. Kalau logistiknya berupa matras, tenda, perlengkapan anak, lansia dan kebutuhan lainnya yang akan di kirim secara bertahap,” imbuhnya.

Pasukan Tagana yang akan bertugas disana akan di gilir secara bergantian. Selain membantu para pengungsi, pasukan Tagana juga harus memonitor kebutuhan posko pengungsi di lokasi bencana.

“Mereka laporankan dan kita kirim lagi bersama pasukan Tagana yang akan bertugas disana,” pungkasnya.(hadi/r7)