D-ONENEWS.COM

Terjaring Razia Masker Satpol PP, Pengunjung Pasar Keputran Nyapu Jalan

Foto: Kasatpol PP Surabaya beri arahan pedagang dan pembeli di Pasar Keputran yang tak memakai masker

Surabaya,(DOC) – Untuk meneggakkan Peraturan  Wali Kota (Perwali) nomer 24 tahun  2020 tantang Tatanan Normal Baru di Surabaya, Satpol PP kota Surabaya menggelar razia masker. Razia dilakukan  di Pasar Keputran dan sekitarnya, dengan memblokade beberapa ruas jalan, Jumat (26/6/2020) malam.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menjaring sejumlah pedagang dan pembeli yang tak menggunakan masker. Mereka mendapat sanksi dan pengarahan dari petugas atas pentingnya memakai masker di masa pandemic Covid-19.

“Sudah ada sekitar 400 yang meninggal gara-gara virus. Penularannya cepat sekali dan mungkin anda sehat tapi bisa membawa virus. Jadi biar ingat memakai masker kalian saya hukum,” ungkap Eddy Christijanto, Kepala Satpol PP kota Surabaya, saat memberikan arahan.

Sanksi yang diberikan, lanjut Eddy, yaitu membersihkan  lingkungan sekitar Pasar Keputran dengan cara menyapu jalan dan trotoar.

“Dari sepuluh orang yang terpantau di Pasar Keputran, memang ada satu sampai dua orang yang tidak menggunakan masker. Jadi kita beri sanksi sosial selain kita beri masker agar dipakai nantinya,” jelasnya.

Sebelumnya, razia protokol kesehatan juga sudah sering dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Bahkan hukumannya tidak hanya menyapu jalan, tapi mendapat sanksi push up, joget, penyitaan KTP selama 14 hari sampai mengirim ke Liponsos Keputih untuk membantu petugas memberi makan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

“Untuk sanksi penyitaan KTP itu dikenakan pada pelanggar yang sudah terjaring razia sebanyak dua kali,” pungkas Eddi.(hadi)

Loading...

baca juga