Terlibat Mafia Bola, Wasit Nurul Safarid Ditangkap Polisi

Jakarta (DOC) – Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri kembali menangkap seorang tersangka baru dalam kasus pengaturan skor. Tersangka yang ditangkap kali ini adalah wasit Nurul Safarid yang memimpin pertandingan Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan.

“Nurul Safarid adalah sebagai wasit pada saat pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan,” kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (8/1/2019).

Nurul ditangkap tim Satgas Antimafia Bola di Garut, Jawa Barat, pada Senin, 7 Januari 2019.

Argo mengatakan, tersangka Nurul sebelumnya melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak untuk mengatur skor laga Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan. Hadir dalam pertemuan itu mantan komisi wasit Priyanto, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, Anik Yuni Artika Sari, dua asisten wasit, cadangan wasit, serta pengamat pertandingan.

“Dalam pertemuan itu membahas pertandingan Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan agar perangkat pertandingan menguntungkan atau memenangkan Persibara,” ujar dia.

Hasil akhir pertandingan itu memenangkan Persibara dengan skor akhir 2-0.

Penangkapan Nurul ini merupakan pengembangan dari keterangan Priyanto dan Dwi Irianto alias Mbah Putih. Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa foto bukti transfer Priyanto ke Nurul dan tangkapan layar percakapan antara Priyanto dan Nurul meminta nomor rekening.

Nurul menjadi tersangka kelima yang ditangkap polisi atas laporan manajer Persibara Banjarnegara, Nurul Indaryani. Sebelum itu, polisi sudah menangkap dan menahan tersangka Johar Lin Eng, Priyanto, Anik Yuni Artika Sari, dan Dwi Irianto alias Mbah Putih.(dtc/ziz)