D-ONENEWS.COM

Transaksi Gojek di Surabaya Pertahun Capai Ratusan Milliar, Pemkot Siap Berkolaborasi

Surabaya,(DOC) – Operator ojek berbasis aplikasi seluler, Gojek mampu menjadi salah satu penopang roda perekonomian di Surabaya.

Belum genap setahun, Gojek Surabaya telah melakukan transaksi online ratusan milliar rupiah.

Data tersebut berdasarkan Lembaga survey yang disampaikan oleh Regional Manager Relation Government Gojek Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Boy Arno Muhammad, usai acara Silahturohmi Akbar Driver Gojek dan Gocar Surabaya di Gedung Juang 45 Surabaya, Jalan Mayjend Sungkono, Sabtu(22/6/2019) sore.

“Selama 7-8 bulan Go Ride Gojek sudah mencapai Rp 291 milliar lebih. Untuk Go Car mencapai Rp 323 milliar lebih,” ungkap Boy Arno.

Ia menyatakan cukup kaget, sekaligus bangga terhadap hasil survey tersebut. Sehingga kedepan, lanjut Boy Arno, Gojek akan lebih berperan aktif untuk membantu menaikkan perekonomian warga Surabaya.

“Caranya mungkin berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya. Sekarang kita masih susun kolaborasi apai yang coco kantar Gojek dan Pemkot Surabaya. Terpenting perekonomian kota Surabaya bisa naik lagi dan sekaligus para driver Ojek Online bisa sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Eri Cahyadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya yang hadir sebagai undangan diacara tersebut menyatakan, banyak program Pemkot yang bisa di kolaborasikan dengan Gojek.

Produk-produk UMKM binaan, lanjut Eri, banyak yang bisa dikolaborasikan dengan Gojek, salah satunya produk kuliner. Belum lagi aplikasi milik Pemkot yang bisa dikerjasamakan dan masuk ke aplikasi milik Gojek.

“Kita akan rumuskan kolaborasi apa yang cocok. Intinya kita ciptakan dan realisasikan dulu dan bukan hanya sekedar impian,” tandasnya.

Pejabat termuda di lingkungan Pemkot Surabaya ini, juga mengakui, apabila keberadaan Gojek di Surabaya sangat dibutuhkan warga.

Bahkan lanjut Eri, berdasarkan hasil survey di internal Pemkot Surabaya, masyarakat sekarang lebih senang menggunakan Gojek sebagai transportasi kesehariannya.

“Fungsi Pemkot melayani masyarakat, sehingga Gojek yang menjadi salah satu transportasi warga akan kita lindungi, bahkan kalau bisa berkolaborasi. Mengenai regulasi kita tetap mengacu pada pusat,” pungkasnya.(robby/r7)

Loading...