Walikota Se-Indonesia Akhiri Munas APEKSI VII dengan Laga Persahabatan

Walikota Se-Indonesia Akhiri Munas APEKSI VII dengan Laga Persahabatan
Walikota Se-Indonesia Akhiri Munas APEKSI VII dengan Laga Persahabatan

Surabaya, (DOC) – Rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) resmi berakhir di Surabaya. Sebagai penutup, di gelar pertandingan sepak bola persahabatan antar walikota di Lapangan THOR, Sabtu (10/5/2025).

Acara bertajuk Mayor’s Fun Football Match: EL-APEKSICO ini di ikuti para kepala daerah dengan penuh semangat. Mereka terbagi menjadi dua tim, yakni APEKSI United dengan jersey hitam, dan APEKSI City yang mengenakan jersey putih.

Bacaan Lainnya

Meski tidak semua walikota hadir, suasana tetap meriah. Warga juga tampak antusias menyaksikan langsung pertandingan ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang juga menjabat Ketua Dewan APEKSI, mengatakan bahwa kegiatan ini di gelar untuk menjaga semangat kebersamaan sekaligus kesehatan.

“Ini acara terakhir dalam rangkaian Munas APEKSI. Karena walikota harus sehat, maka kita adakan pertandingan sepak bola yang sifatnya santai dan menyenangkan,” ujarnya.

Pertandingan berlangsung dalam dua babak, masing-masing 15 menit. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil penuh semangat.

Gol pertama tercipta di menit ke-7 lewat aksi pemain APEKSI United. Di babak kedua, dua gol tambahan menyusul, termasuk satu gol dari Wali Kota Eri. APEKSI City sempat memperkecil ketertinggalan, namun APEKSI United kembali menambah gol di menit akhir. Skor akhir: 4-1.

Dua Legenda Persebaya

Laga ini juga di meriahkan kehadiran dua legenda Persebaya era 1980-an, Yusuf Ekodono dan Mustaqim. Mereka masing-masing bergabung di tim yang berbeda. Selain itu, dua pelatih dari klub Inggris Tranmere Rovers, Mathew Hunter dan Daniel O’Donnel, turut ambil bagian.

“Senang sekali rasanya. Apalagi dua pelatih dari Liverpool yang sebelumnya melatih anak-anak Surabaya ikut bermain juga. Semoga anak-anak kita bisa berlatih ke sana, seperti Supriadi,” kata Eri.

Bagi para walikota, pertandingan ini menjadi momen berharga. Mereka bisa saling bercengkerama tanpa sekat jabatan, hanya sebagai rekan satu tim di lapangan hijau.

Baca Juga:  Surabaya Pikat Wali Kota se-Indonesia Lewat Pesona Kenjeran

“Yang terpenting, kita bisa tertawa bersama. Melepas jabatan, bermain dengan hati, dan saling menguatkan,” lanjut Eri.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, juga mengungkapkan rasa bahagianya. Menurutnya, pertandingan ini adalah pengalaman pertama yang sangat berkesan.

“Sulit menyatukan waktu kami, tapi akhirnya bisa. Bukan soal menang atau kalah, tapi semangat olahraga dan kebersamaan. Terima kasih kepada Cak Eri, Ning Rini, dan seluruh Pemkot Surabaya yang sudah menyiapkan acara luar biasa ini,” ujarnya. (r6)

Pos terkait