Warga Deso Kloposawit Bangun Jembatan Darurat

Lumajang,(DOC) – Warga Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang membangun jembatan bambu darurat penghubung antar desa dan kecamatan secara mandiri dan swadaya.

Jembatan darurat dari bambu ini dibangun dengan gotong-royong warga, setelah jembatan putus akibat diterjang banjir dingin gunung Semeru, pada Jumat (7/7/2023).

Bacaan Lainnya

Jembatan Darurat ini dibangun warga sekitar di atas aliran Sungai Mujur memiliki sepanjang 15 meter dan lebar 1,5 meter hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua saja

“Jembatan ini menghubungkan antara Desa Kloposawit, dan Desa Tumpeng Kecamatan Candipuro, dengan beberpa desa dan kecamatan lainnya,” ujar Angga (24) warga setempat.

Ia menjelaskan, Jembatan dibangun atas swadaya masyarakat sendiri. Pembangunan jembatan darurat tersebut hanya bersifat sementara sambil menunggu pembangunan jembatan kembali dari pemerintah.

“Harapannya smoga pemeriintahan segera membangun dengan cepat jembatan permanent agar warga bisa melakukan aktivitas sehari harinya dengan lancar,” tutur Angga.

Sementara itu seorang pengendara Dana mengatakan, pembangunan jembatan tersebut sangat membantu aktifitas warga yang terganggu selepas bencana banjir.

“Jika tidak dibangun jembatan darurat maka masyarakat akan terisolasi dan aktvitas sehari-hari jelas terganggu. Untung saja warga berinisiatif membangun jembatan darurat tersebut,” tuturnya.(mam)