Surabaya,(DOC) – Pembinaan atlet bulutangkis tetap menjadi komitmen Pemkot Surabaya. Bahkan atlet muda lokal juga difasilitasi untuk bisa terus berprestasi.
Hal ini seperti yang disampaikan oleh Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana usai membuka Turnamen Bulu Tangkis Antar Media, di GOR Bulutangkis Sudirman Surabaya, Rabu(2/10/2019) pagi.
Menurut Whisnu, masyarakat Surabaya akan merasa bangga ketika melihat potensi atlet bulutangkis yang menggapai prestasi hingga tingkat dunia. Legenda pebulutangkis, Rudy Hartono dan Alan Budikusuma merupakan figur yang bisa ditiru.
Kebanggaan lagi, saat lagu Indonesia Raya bisa diputar diantara negara – negara dunia saat atlet Indonesia meraih juara.
’’Maka berbanggalah untuk bisa meraih prestasi. Termasuk rasa kagum saya kepada Ibu Ivanna Lie, yang waktu SD selalu saya lihat di televisi. Terutama saat Piala Uber,’’ kata WS sapaan akrab Whisnu Sakti Buana.
WS yang mengaku pernah aktif di Bulutangkis Klub Suryanaga sekitar tahun 80-an ini, berjanji bahwa Pemkot Surabaya akan berupaya memunculkan atlet – atlet muda berprestasi dengan melakukan pembinaan.
’’Surabaya salah satu kota pencetak atlet bulutangkis Nasional dan Internasional. Ini yang harus dibangkitkan kembali termasuk untuk atlet-atlet perempuan,’’ kata dia.
Politisi PDIP ini menerangkan, bibit-bibit atlet muda perempuan menjadi salah satu fokus utama selain pembinaan atlet muda pria.
Ia juga mengapresiasi ajang yang digelar oleh Djarum Fondation bekerjasama dengan KONI ini, karena bisa menjadi salah satu ajang pencarian atlet berbakat.
“Saya berharap Djarum Fondation jangan patah semangat memfasilitasi dan membina atlet berbakat. Meski kemarin sempat ada guncangan-guncangan,’’ jelasnya.
Selain Pemkot Surabaya, politisi PDIP Surabaya ini berharap peran aktif pihak swasta untuk terlibat dalam pengembangan atlet bulutangkis. ’
“Tidak hanya atlet saja. Teman-teman wartawan yang punya bakat juga bisa diasah dan punya kesempatan yang sama,’’ terang Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini.(robby)





