Tasikmalaya,(DOC) – Kakek Samsudin yang sudah berusia 80 tahun, warga RT. 001/RW. 007, Dusun Cisarana, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terlihat ragu ketika hendak masuk kedalam rumahnya sendiri.
Di depan pintu rumahnya, ia sempat berhenti sejenak dan perlahan melangkahkan kakinya untuk masuk rumahnya yang baru saja selesai di renovasi.
Dengan mata sayu termakan usia, Samsudin memeriksa satu-persatu sudut ruangan yang telah berubah semuanya. Tembok rumah yang semula dibuat dari anyaman bambu, kini sudah halus dengan tembok diaci dan dicat. Plafon rumah juga sudah dipasang eternit dan dicat putih pula.
Awalnya kakek yang hidup sendirian ini belum percaya, kalau rumah yang dimasukinya memang tempat tinggalnya sendiri. Sambil duduk di lantai, mata pria Lansia ini nampak berkaca-kaca.
“Terima kasih bu Menteri. Sekarang saya bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” katanya.
Samsudin merupakan Lansia tunggal yang menghuni sebuah gubuk tak layak huni. Tempat tinggal lama Samsudin sudah tidak bisa tegak sempurna, karena tiang penyangganya sudah lapuk. Lantai gubuknya pun dari tanah dan posisinya berada di sebuah tepian sawah.
Pemerintah langsung merespon segala keterbatasan kakek Samsudin. Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Lansia (HLUN) ke 26 tahun 2022, Kementerian Sosial (Kemensos) memberi bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp20.000.000, untuk rehab rumah.
Pemerintah lokal setempat, pilar sosial Kemensos seperti pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), TNI-Polri serta unsur-unsur lainnya bergotong royong membangun rumah Pak Samsudin.
Akhirnya rumah Samsudin dibedah untuk dijadikan tempat tinggal yang nyaman di hari tuanya.
Koordinator TKSK Kecamatan Karangjaya Tedi Rahmat mengatakan uang bantuan sudah diterima langsung penerima manfaat. Untuk mengejar kecepatan pembangunan, dilakukan kerja swadaya dengan melibatkan semua unsur masyarakat.
“Pengerjaan oleh warga dengan cara swadaya, agar rumah Samsudin cepat selesai dalam waktu yang ditentukan yaitu tanggal 29 Mei 2022,” katanya.
Sementara itu, Camat Karangjaya Kadir mengungkapkan bahwa dalam menyambut HUT Lansia 2022, Kecamatan Karangjaya mendapatkan 10 bantuan RTLH.
“Hari ini baru satu yang dikerjakan dengan cara swadaya masyarakat. Sekarang sedang tahap pengerjaan di mana nanti ketika hari H, rumah itu sudah selesai dikerjakan,” katanya.
Di samping itu, kata Kadir, tak hanya bantuan RTLH yang diberikan oleh Kemensos, melainkan juga bantuan seperti pengobatan katarak, Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), kursi roda, alat pendengaran, dan tongkat kaki tiga.(hm/r7)





