Mudik Lebaran 2024 Nyaman, Pemkab Jaga Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

Beri Nyaman Perjalanan Mudik, Pemkab Jaga Perlintasan KA Tanpa Palang PintuLumajang,(DOC) – Mudik Lebaran Idul Fitri 2024 sudah mulai berlangsung di wilayah kabupaten Lumajang, meski belum puncaknya.

Dalam memastikan keselamatan para pemudik, Pemkab Lumajang proaktif menjaga perlintasan kereta api(KA) yang tak punya palang pintu.
Penjagaan khusus akan di berikan dengan menempatkan petugas di palang pintu KA sebidang.
Kepala Dinas Perhubungan Lumajang Nugraha Yudha Murdiarto mengatakan. Langkah ini merupakan komitmen pemerintah dalam melindungi warga dari risiko kecelakaan di perlintasan KA sebidang.
Ia menjelaskan, KA sebidang tanpa pintu perlintasan tersebar di Kecamatan Jatiroto, Randuagung, Klakah, dan Ranuyoso.
“Saat ini masih banyak perlintasan tanpa palang pintu. Kami berupaya keras untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan mobilitas masyarakat,” tegas dia.
Selama aktivitas mudik lebaran berlangsung, pihaknya telah bekerja sama dengan PT KAI untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan.
Petugas jaga akan di tempatkan di perlintasan KA sebidang yang sering di lewati masyarakat.
“Kami akan menempatkan petugas di perlintasan KA yang tak ada palang pintunya. Terutama di lokasi yang tingkat lalu lintas traffic-nya cukup tinggi. KAI juga telah kerjasama dengan kami. Untuk fokus, dalam memastikan keamanan di jalur KA ini,” ujarnya.
Nugraha menambahkan, penjagaan khusus di perlintasan KA sebidang, merupakan upaya serius Pemkab Lumajang.
Tujuannya agar selama aktivitas mudik lebaran 2024, di perlintasan KA bisa nol kecelakaan. Di samping memberikan rasa aman bagi pemudik ataupun wisatawan yang berlibur.
“Kami paham pentingnya keselamatan, terutama di musim liburan. Dengan kerja sama antara pemerintah daerah dan PT. KAI, kami yakin dapat mencapai target zero accident dan memberikan pengalaman perjalanan yang aman bagi semua,” katanya.
Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Langkah ini juga untuk menjadikan Lumajang menuju standar keselamatan transportasi yang lebih tinggi.(imam/r7)