
Surabaya,(DOC) – Wakil Ketua DPRD Reni Astuti menyoroti Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang ‘ngantor‘ lagi di kelurahan untuk optimalisasi layanan.
Reni Astuti menilai upaya Wali Kota Eri tersebut harus solutif menyeluruh atas permasalahan yang di alami warga kota Surabaya.
Ia berpendapat, harusnya upaya solutif yang di tunjukkan Wali Kota Eri pada hari pertama ngantor di kelurahan tidak bersifat kasuistik. Sehingga, ketika warga di lain kelurahan yang mengadukan masalah sama bisa mendapat solusi.
Ngantornya Wali Kota ke Kelurahan tersebut, sambung Reni, bisa menjadi upaya dalam melakukan transformational leadership kepada pejabat di lapangan.
“Karena pemimpin yang baik itu bisa dekat kepada rakyat. Nah, dengan langkah seperti itu menjadi anteseden bagi lurah atau camat untuk bisa semakin dekat turun ke masyarakat. Sekaligus mampu menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat,” harapnya.
Di samping itu, kata Reni, kehadiran Wali Kota di kelurahan juga harus bisa memastikan data kemiskinan dan berikut penanganannya.
Wali Kota Konsisten Turun ke Lapangan Bukan Karena Pilkada
Reni mengapresiasi langkah Wali Kota ngantor di kelurahan secara terprogram untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat.
Seperti di ketahui, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali memulai aktivitasnya ngantor di kelurahan Bubutan dan Perak Barat pada Senin(6/5/2024) pagi. Tujuan Wali Kota ngantor di kelurahan, karena ingin mengevaluasi dan mengecek kinerja lurah dan camat.(r7)