Dituduh Tahan Ijazah, Pengusaha Diana Laporkan Wawali Surabaya: Saling Serang di Medsos!

Dituduh Tahan Ijazah, Pengusaha Diana Laporkan Wawali Surabaya: Saling Serang di Medsos!Surabaya,(DOC) – Kasus dugaan penahanan ijazah karyawan oleh CV Santoso Seal yang dimiliki oleh pengusaha Jan Hwa Diana terus memicu polemik. Kasus ini tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memunculkan saling lapor ke Polda Jawa Timur antara Diana dan Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya, Armuji.

Pada Rabu(9/4/2025), Armuji melakukan inspeksi mendadak ke kantor CV Santoso Seal yang terletak di kawasan Margomulyo, Surabaya, sebagai respons terhadap keluhan warga terkait ijazah yang tidak di kembalikan saat karyawan resign. Armuji mengunggah dokumentasi sidak tersebut ke akun media sosial pribadinya, lengkap dengan foto Diana dan suaminya.

Bacaan Lainnya

Tindakan ini mendapat reaksi keras dari Diana. Pada Kamis(10/4/2025), ia melaporkan Armuji ke Polda Jatim dengan tuduhan pelanggaran UU ITE Pasal 25 dan 47. Diana menganggap unggahan tersebut mencemarkan nama baiknya dan berpotensi menggiring opini publik yang merugikan secara materiil dan immateriil. “Saya merasa di fitnah. Foto saya dan suami di unggah tanpa izin, dan opini publik yang timbul sangat merugikan,” ujarnya lewat media sosial, Jumat(11/4/2025).

Diana juga membantah tuduhan bahwa perusahaannya menahan ijazah karyawan. Ia mengungkapkan, jika ada karyawan yang merasa di rugikan, mereka bisa menempuh jalur hukum atau melapor ke Dinas Tenaga Kerja. “Saya tidak pernah menahan ijazah. Jika ada masalah, silakan tempuh jalur resmi. Negara ini punya hukum,” tegasnya.

Diana juga mengkritik tindakan Armuji yang di nilainya tidak prosedural. Menurutnya, inspeksi dilakukan tanpa surat pemberitahuan resmi. Ia mengungkapkan, setelah menerima telepon dari nomor tak di kenal yang membentak dirinya, ternyata yang menelepon adalah Armuji. “Saya tidak tahu siapa yang menelepon. Setelah saya tahu itu Wawali, saya kaget. Saya ini pengusaha, jika ingin klarifikasi, seharusnya dilakukan secara resmi, bukan tiba-tiba seperti itu,” ujarnya.

Diana merasa di rugikan secara pribadi dan bisnis. Ia bahkan mengungkapkan bahwa keluarganya mendapat tekanan dan ia di tuduh sebagai bandar narkoba oleh netizen, imbas dari unggahan Armuji.

Baca Juga:  Wawali Surabaya Armuji Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Bimtek DPRD 2009–2014

Sebagai tanggapan atas laporan Diana, Armuji tidak tinggal diam. Ia menyatakan akan melaporkan balik Diana ke polisi, karena merasa telah di tuduh sebagai penipu saat meneleponnya. “Saya santai saja. Justru ucapan tidak pantas dan tuduhan terhadap saya itu yang akan menjadi dasar laporan balik,” kata Armuji.

Polemik ini semakin meluas di publik. Diana berharap dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, untuk meminta penjelasan terkait sikap wakilnya yang di nilai tidak sesuai prosedur. “Saya ingin tahu, apakah tugas wawali seperti ini? Harusnya menggunakan surat resmi, bukan tiba-tiba datang dan bikin heboh di media sosial,” tambah Diana.

Klarifikasi dari pengusaha Diana telah di unggah di akun media sosial pribadinya sebagai bentuk pembelaan terhadap tuduhan yang ia anggap tidak berdasar. Di sisi lain, Wawali Armuji menyatakan tidak takut dengan laporan Diana dan berencana melaporkan balik karena merasa telah difitnah. Pernyataan ini juga diunggah di akun media sosial pribadinya.(r7)

Pos terkait