Surabaya,(DOC) – Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC-DMI) Kecamatan Lakarsantri sukses menggelar acara Halalbihalal dan Sosialisasi Program Kerja DMI bersama para takmir masjid dan mushola se-Kecamatan Lakarsantri, Minggu(28/4/2025).
Bertempat di Masjid Al Fattah, Kelurahan Jeruk, Lakarsantri, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antar pengurus masjid.
Acara ini di hadiri Wakil Ketua DMI Surabaya, Nur Hasan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lakarsantri, Hadi Hasan, serta Ketua PC DMI Lakarsantri, H. Basuni. Tak ketinggalan, para pengurus takmir dari berbagai masjid dan mushola di wilayah Lakarsantri turut meramaikan acara.
Dalam sambutannya, Ketua PC DMI Kecamatan Lakarsantri, H. Basuni, menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, namun juga ruang untuk pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
“Kami mengajak seluruh takmir untuk terus bersinergi dan berinovasi, menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang yang memberikan kontribusi positif bagi umat,” ungkap H. Basuni.
Selain itu, Kepala KUA Lakarsantri, Hadi Hasan, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara DMI, KUA, dan para takmir sangat penting dalam memperkuat peran masjid di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi semangat dan dedikasi para takmir dalam menjaga kemakmuran masjid.
Program Kerja PC DMI Surabaya
Wakil Ketua PC DMI, Nur Hasan, memaparkan sejumlah program kerja strategis DMI untuk masa depan, yang antara lain meliputi:
- Peningkatan kapasitas takmir melalui pelatihan manajemen masjid,
- Digitalisasi administrasi dan informasi masjid,
- Penguatan peran sosial-ekonomi masjid,
- Pembentukan forum komunikasi antar takmir se-Kecamatan Lakarsantri,
- Percepatan sertifikasi tanah masjid dan mushola,
- Peluncuran DMI Award sebagai apresiasi bagi masjid dan mushola yang aktif dan berdampak,
- Pelaksanaan Uji Kompetensi Imam Masjid (UKIM) untuk meningkatkan kualitas imam dalam melayani jamaah.
“Kami ingin memastikan bahwa masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat yang inklusif, produktif, dan bermanfaat luas bagi masyarakat,” tambah Nur Hasan.
Acara yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara takmir dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun masjid yang lebih makmur dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.(lup/r7)





