Hidup Sendiri di Rumah Reyot, Ngatinah Disambangi Bupati Lumajang

Hidup Sendiri di Rumah Reyot, Ngatinah Disambangi Bupati LumajangLumajang,(DOC) – Kisah pilu dialami Ngatinah (82), seorang lansia sebatang kara asal Dusun Wonosari, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Ia tinggal seorang diri di rumah reyot berukuran 2,5 x 4 meter dengan dinding anyaman bambu usang dan atap bocor.

Setiap hari, Ngatinah tidur di kasur lusuh tanpa alas. Ia berjalan dengan bantuan tongkat kayu dan tetap berusaha mandiri meski sudah renta. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Ngatinah bahkan masih berjalan jauh menuju sungai.

Bacaan Lainnya

Saat menggelar kegiatan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu) di Candipuro, Selasa (2/9/2025), Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar datang langsung ke rumah Ngatinah. Bunda Indah sapaan akrab Bupati Lumajang juga membawa bantuan makanan.

Melihat kondisi rumah dan kehidupan Ngatinah, Bunda Indah tampak terharu. Ia menawarkan agar Ngatinah tinggal di griya lansia supaya lebih terurus.

“Ibu mau saya ajak tinggal di griya lansia? Di sana enak, banyak temannya,” kata Bunda Indah.

Ngatinah menolak tawaran itu dengan halus. Ia mengaku takut tidak betah jika harus meninggalkan rumahnya.

Meski Ngatinah menolak pindah, Bunda Indah menegaskan akan merehab total rumah berukuran 2,5 x 4 meter itu. Ia memastikan rumah tersebut akan dibangun kembali dengan fasilitas kamar mandi, WC duduk, serta kasur baru.

“Apa lagi yang ibu ingin sampaikan, butuh apa lagi?” tanya Bunda Indah penuh perhatian.

Selain soal tempat tinggal, Bunda Indah juga memerintahkan tim medis puskesmas untuk memeriksa kesehatan Ngatinah. Dokter yang datang langsung memberikan obat karena ia sering mengalami pegal dan linu.

Kepala Desa Penanggal, Cik Ono, SH, langsung merespons instruksi Bupati. Ia menegaskan desa siap memulai renovasi rumah Ngatinah secepatnya.

“Biar desa yang mengerjakan, hari ini bisa mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sempat Buron, Pelaku Pembobol Rumah di Candipuro Ditangkap Polisi

Dengan adanya perhatian pemerintah daerah, Ngatinah bisa berharap menjalani hari tua lebih layak meski tetap memilih hidup mandiri di rumahnya sendiri.(r7)

Pos terkait