Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkot Surabaya Fokus Pendidikan Pra-Sekolah

http://Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkot Surabaya Fokus Pendidikan Pra-SekolahSurabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya memperkuat program Wajib Belajar 13 Tahun dengan menambahkan satu tahun pra-sekolah. Program ini di sosialisasikan melalui Kelas Parenting Orang Tua Puspaga RW di Balai RW 4, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran.

Selain itu, gerakan ini mengenalkan 7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat, bersosialisasi, gemar belajar, dan tidur cepat. Sekolah pun melaksanakan senam harian untuk membiasakan anak-anak dengan kebiasaan ini.

Bacaan Lainnya

Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengatakan pra-sekolah membantu anak menjadi mandiri dan berkarakter. Anak-anak yang mengikuti PAUD atau TK terbiasa dengan rutinitas, disiplin, berbagi, dan bersosialisasi. Oleh karena itu, mereka lebih siap menghadapi sekolah dasar.

“Anak yang tidak mengikuti pra-sekolah cenderung kurang siap secara mental dan psikologis di SD. Mereka belum terbiasa duduk tenang, mengerjakan tugas, dan berinteraksi dengan teman,” jelas Rini.

Pemkot Surabaya menggunakan aplikasi Si Bunda untuk mendata anak usia 5-6 tahun. Dengan demikian, Bunda PAUD di kecamatan dan kelurahan bisa memverifikasi data, mencatat anak yang belum terdaftar, dan menemukan penyebabnya, misalnya biaya atau masalah keluarga.

Rini mencontohkan seorang anak yang ingin sekolah tapi terkendala biaya. Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Surabaya berkoordinasi dengan TK Al-Amin terdekat sehingga anak itu bisa sekolah gratis.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menambahkan pihaknya bekerja sama dengan DP3APPKB untuk menangani kasus yang kompleks. Untuk itu, semua OPD terkait berkoordinasi agar setiap anak mendapatkan hak pendidikan.

“Pemkot menyediakan kanal solusi melalui Puspaga, Bunda Kelurahan, dan Bunda Kecamatan. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkasnya.(r7)

Baca Juga:  Lantik 54 Pejabat Kelurahan-Kecamatan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Jajarannya Berani Berinovasi untuk Masyarakat

Pos terkait