Eri Cahyadi: Proyek Flyover Taman Pelangi Mulai 2026, Anggaran Rp400 Miliar

Eri Cahyadi: Proyek Flyover Taman Pelangi Mulai 2026, Anggaran Rp400 Miliar

Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya memastikan proses pembebasan lahan untuk pembangunan flyover Taman Pelangi telah tuntas. Seluruh warga Kampung Taman Pelangi telah pindah menyusul selesainya pembayaran ganti rugi terhadap 29 persil melalui mekanisme konsinyasi.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung proses pembongkaran bangunan bekas rumah warga di kawasan tersebut, Kamis (15/1/2026) pagi. Ia memastikan seluruh bangunan akan di ratakan maksimal dalam dua hari sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur strategis.

“Alhamdulillah, semua bangunan di Taman Pelangi sudah di konsinyasi dan seluruh warga menerima haknya. Hari ini kita tuntaskan pembongkaran. Kementerian PU juga sudah merencanakan, sehingga segera di lakukan survei dan pelaksanaan tahun ini,” ujar Eri.

Ia menjelaskan, pembangunan flyover Taman Pelangi akan di laksanakan secara multiyears pada 2026–2027 dengan nilai anggaran sekitar Rp400 miliar. Proyek ini di tujukan untuk mengurai kemacetan sekaligus menangani persoalan banjir di simpul Taman Pelangi.

“Selain mengurangi kemacetan, pembongkaran ini juga mempercepat penanganan banjir. Saluran drainase yang selama ini sempit dan terputus akan kita lebarkan agar aliran air lebih lancar,” jelasnya.

Kapasitas Saluran

Wali Kota Eri menegaskan telah menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya untuk segera menyesuaikan kapasitas saluran di kawasan tersebut. Dengan kondisi lahan yang sudah bebas, tidak ada lagi hambatan teknis dalam proses pengerjaan.

Pemkot Surabaya juga telah menyampaikan perkembangan pembebasan lahan ini kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar pembangunan flyover dapat di mulai lebih cepat. Targetnya, pekerjaan fisik sudah bisa berjalan pada triwulan pertama atau awal triwulan kedua 2026.

“Di akhir triwulan pertama, proses terhadap flyover Taman Pelangi sudah bisa di mulai. Harapannya, kemacetan di Surabaya selatan bisa berkurang signifikan,” tuturnya.

Baca Juga:  Dispendukcapil Soroti Alamat Ganda di Permukiman Padat Surabaya

Terkait desain teknis, Eri menyebut pembahasan dengan Kementerian PU telah di lakukan sejak tahun lalu. Flyover Taman Pelangi di rancang memiliki dua hingga dua setengah lajur dan akan di bangun oleh Kementerian PU dengan target rampung pada awal 2027.

Selain menjadi simpul kemacetan, kawasan Taman Pelangi juga di kenal sebagai titik rawan banjir karena pertemuan sejumlah saluran drainase, termasuk aliran dari Kebon Agung. Karena itu, optimalisasi saluran dan rumah pompa di Surabaya selatan akan di lakukan agar aliran air tidak menumpuk di kawasan tersebut.

“Yang terpenting, pembangunan di simpul Taman Pelangi ini harus segera berjalan. Ini adalah titik kemacetan paling parah, dan harus bisa terselesaikan mulai tahun ini,” tandasnya. (r6)

Pos terkait