Surabaya, (DOC) – Tak hanya menggelar Salat Iduladha, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) juga menghadirkan empat sapi kurban unggulan dalam “Showcase Wisata Kurban” untuk menyemarakkan moment Iduladha. Sapi kurban bantuan Presiden RI (Banpres) dengan bobot mencapai 1,1 ton mencuri perhatian warga.
Humas Masjid Al Akbar Surabaya, H. Helmy M Noor mengatakan, sapi berjenis Peranakan Ongole (PO)langsung menjadi primadona showcase. Tak kalah memikat, ada pula sapi kurban milik Pj Gubernur Jawa Timur berjenis Belgian Blue seberat 1 ton, disusul sapi Wakil Gubernur dengan berat 900 kilogram dan sapi Sekdaprov Jatim berbobot 800 kilogram.
“Sapi-sapi unggulan ini sengaja kami pamerkan dalam Showcase Wisata Kurban agar masyarakat bisa melihat langsung. Untuk proses penyembelihannya akan dilakukan pada Kamis, (28/5/2026) mulai pukul 06.00 WIB,” ujar Helmy, Rabu (27/5/2026).
Sementara itu, untuk pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Al Akbar Surabaya akan digelar pada Rabu, (27/5/2026) pukul 06.00 WIB. Bertindak sebagai imam yakni Imam besar Masjid Al Akbar KH Abdul Hamid Abdullah.
Adapun khutbah Iduladha akan disampaikan Ketua Umum MUI Jawa Timur, Prof Dr KH Abd Halim Soebahar dengan tema Belajar dari Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk Membina Generasi Unggul.
Dalam khutbahnya, jamaah diajak meneladani nilai pengorbanan, ketaatan, serta pentingnya pembinaan generasi sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Pihak masjid memperkirakan puluhan ribu jamaah akan memadati kawasan masjid seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, Masjid Al Akbar menyiapkan kapasitas hingga 40 ribu jamaah yang tersebar di area utama masjid, lantai dua, hingga halaman luar.
Untuk mendukung kelancaran ibadah, pengelola masjid juga menyiapkan pengaturan akses masuk terpisah bagi jamaah putra dan putri, area parkir tambahan, hingga layanan kesehatan gabungan.
Tim medis yang disiagakan terdiri atas tenaga kesehatan dari RSUD dr Soetomo, PMI Kota Surabaya, dan Rumah Sehat Masjid Al Akbar. Sebanyak enam unit ambulans juga disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama pelaksanaan salat Idul Adha.
”kami mengimbau jamaah membawa alas kaki ke dalam area salat dengan menggunakan tas kecil atau kantong khusus untuk menghindari kehilangan serta mencegah penumpukan jamaah di pintu keluar usai ibadah,” tutupnya.





