Perbaiki Jalan Areal Tebu di Bantul, SGN Bantu Perlancar Akses Petani Selopamioro

Perbaiki Jalan Areal Tebu di Bantul, SGN Bantu Perlancar Akses Petani Selopamioro
Jalan menuju areal pertanaman tebu di Desa Selopamioro. (Foto: Ist)

Bantul, (DOC) – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama ANPER membenahi dan membangun akses jalan menuju areal pertanaman tebu di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Pembangunan infrastruktur melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026 ini difokuskan untuk memperlancar mobilitas petani, pengangkutan hasil panen, serta efisiensi distribusi ke pabrik gula.

Bagi petani tebu setempat, perbaikan jalan ini menjadi kunci vital dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ketersediaan jalan yang memadai tak sekadar mempermudah akses ke lahan, tetapi juga berdampak langsung pada kelancaran proses budidaya hingga distribusi hasil pertanian.

Bacaan Lainnya

Ketua Gapoktan PATRI, Suripto, menyambut baik pengerjaan infrastruktur jalan tersebut. Menurutnya, jalan yang layak akan meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus memicu minat masyarakat sekitar untuk memproduksi tebu.

“Kami sangat mengapresiasi adanya dukungan pembangunan jalan untuk akses menuju areal tebu petani di Selopamioro. Bagi kami, akses infrastruktur merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan usaha tani,” kata Suripto, Minggu (4/10/2026).

Suripto menambahkan, kondisi jalan yang rata dan aman dilalui kendaraan angkut akan membuat operasional ke lahan jauh lebih optimal. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk memperluas potensi tebu rakyat di wilayah Bantul.

Dari sisi teknis budidaya dan logistik, Kepala Bagian Tanaman PT PG Rajawali I (anak perusahaan SGN), Amin Kuncoro, menjelaskan bahwa perbaikan jalan merupakan fondasi penting dalam mendukung pasokan bahan baku tebu.

Akses yang memadai dipastikan mempercepat pengangkutan hasil panen menuju fasilitas pengolahan.

“Kami berharap pengembangan areal ini dapat mendorong peningkatan pasokan tebu ke PG Madu Baru, sehingga dapat mendukung keberlanjutan operasional pabrik sekaligus memperkuat ekosistem tebu rakyat di wilayah DI Yogyakarta,” ujar Amin.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, menegaskan bahwa perbaikan akses jalan logistik ini merupakan komitmen perusahaan dalam membangun rantai pasok industri gula yang kokoh dari hulu ke hilir.

Baca Juga:  Mentan Amran Gandeng Dirkrimsus Usut Perusahaan Bermasalah yang Enggan Serap Tebu Petani

“Pengembangan industri gula tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara perusahaan, petani, pemerintah, dan seluruh stakeholder,” terang Yunianta.

Ia menyimpulkan bahwa kemudahan akses jalan ke lahan pertanian ini pada akhirnya akan mendorong peningkatan produktivitas lahan tebu rakyat, sekaligus berkontribusi nyata dalam mempercepat pencapaian target swasembada gula nasional.

Pos terkait