Jakarta,(DOC) – Keluarga korban perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, menggelar doa bersama (Tahlil) di kediaman Dodi Triono bersama para pejabat Polda Metro Jaya.
Acara tahlil yang dimulai pukul 19.35 WIB, Senin(2/1/2017) malam, juga dihadiri oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana, Kabid Humas Polda, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dan Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol M Agung Budijono.
Nampak hadir juga kerabat dan keluarga korban almarhum Dodi Triono. “Kita masih berduka, karena kemarin masih ada sekarang sudah tidak ada. Disini kita ungkapkan perasaan dan semua keluarga bersatu untuk mendoakan keluarga kita yang menjadi korban perampokan,” ungkap Adilwan Astrawinata, Paman Dodi Triono, disela acara.
Dalam kesempatan itu, para peserta acara doa bersama membacakan surat Yasin untuk para korban meninggal.
Zanetta Kslila Azaria anak kedua Dodi dengan Almianda Safira, salah satu korban yang selamat, tak terlihat hadir dalam acara tahlil 7 hari insiden perampokan.
“Iya memang Zanetta tak hadir karena masih trauma. Kondisi Zanette sudah membaik sekarang,” cetus Adilwan yang juga ayah artis Andara Early.
Dalam pemberitaan sebelumnya, 4 orang komplotan perampok sadis yang menewaskan 6 orang korban dan 5 orang luka – luka, telah ditangkap seluruhnya oleh pihak kepolisian. Terbaru Resmob Polrest Metro Jakarta Timur, menangkap Ius Pane di Medan Sumatera Utara, Minggu(1/1/2017) kemarin, sebagai pelaku terakhir perampokan dan pembunuhan sadis di rumah arsitek Dodi Triono, kompleks Pulomas Residence, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin(26/12/2016) lalu.
Enam orang korban meninggal tersebut diantaranya, Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah serta Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), yang keduanya merupakan anak Dodi.
Kemudian Amel, teman anak korban yang kebetulan sedang bermain serta Yanto dan Tasrok, sopir Dodi. Sementara itu, lima korban yang selamat dan masih dirawat yakni Zanetta Kalila Amaria anak Dodi, Fitriani, Emi, Nursanti alias Santi, dan Windy.(yun/mi/r7)