
Surabaya,(DOC) – Perubahan nama jalan Dinoyo dan Gunungsari yang sempat menjadi polemik, kembali di perhatikan oleh Pansus Perda Pengubahan Nama Jalan DPRD kota Surabaya yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bersama Pemkot dan Pemprov Jatim di 2(dua) lokasi ruas jalan tersebut, Senin (25/6/2018).
Ketua Pansus, Fatchul Muid, mengungkapkan, sidak yang dilakukan kali ini untuk melihat langsung kondisi ruas jalan tersebut, terutama mengenai sebaran penduduk yang turut menjadi pertimbangan.
“Hari ini akhirnya kan diketahui bahwa untuk yang Jalan Gunungsari ini panjang ruas jalan yang diubah namanya hanya dua kilometer saja. Mulai dari bawah jembatan tol sampai dengan traffic light Brawijaya. Disana kurang lebih nanti ada dua ratus KK yang terdampak,” ungkap politisi Nasdem ini.
Jumlah KK terdampak dan ruas jalan yang akan dirubah namanya di jalan Gunungsari ini, lebih besar dibanding jalan Dinoyo Surabaya.
“Kalau untuk yang Jalan Dinoyo, ini hanya 200 meter saja. Di ruas ini ada 80-an KK yang akan terdampak,” tambahnya.
Setelah Sidak , lanjut anggota Komisi D ini, pihak Pansus akan melakukan kajian lagi lebih mendalam, sebelum diputuskan dalam sidang paripurna.
“Kita punya waktu 60 hari untuk mempertimbangkan semuanya. Mulai dari kajian akademis hingga nanti historis juga. Masukan dari berbagai pihak, baik dari masyarakat maupun rekan-rekan fraksi akan kami tampung untuk kami diskusikan. Apapun hasilnya nanti masih bisa mungkin untuk terjadi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi dan Pemerintahan Pemprov Jatim Anom Suharno mengaku sangat mengapresiasi atas langkah jajaran Pemkot bersama dengan DPRD Kota Surabaya. Menurutnya, sidak ini merupakan langkah positif dari Pemkot bersama DPRD untuk mengakomodir keinginan Pemprov Jatim.
Mengenai historis jalan yang menjadi polemik, Anom mengatakan, bahwa hal itu merupakan dampak yang tidak bisa dihindari dalam upaya penyelesaian masalah antara Jawa Timur dan Jawa Barat serta Jawa Tengah.
“Jadi memang harus ada yang kita berikan untuk bisa mengupayakan rekonsiliasi ini. Bagian dari ruas jalan yang diganti inilah yang akan kita berikan. Toh tidak semua. Kita kan harus memberi untuk mendapatkan sesuatu,” jelasnya.(rob/r7)