Sumenep,(DOC) – Jembatan penghubung 2(dua) kecamatan di kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur ambruk, setelah 2(dua) hari berturut-turut di guyur hujan.
Para pengendara harus berputar 5 kilometer lewat jalan alternative. Kini warga tengah bergotong royong untuk memperbaiki jembatan tersebut.
Jembatan tersebut terletak di desa Manding Daya, kecamatan Manding, kabupaten Sumenep Madura Jatim.
Ambruknya jembatan ini sudah kali kedua semenjak 15 tahun yang lalu.
“Warga secara swadaya memperbaiki jembatan, karena jalur ini sangat vital. Awalnya ambles 10 sentimeter, lalu di guyur hujan akhirnya ambruknya. Kemungkinan juga karena banyak dilewati kendaraan bermuatan berat,” ungkap Zaini, seorang warga.
Zaini mengaku, jembatan ini merupakan akses siswa ke sekolah dan jalan menuju ke pasar tradisional.
“Warga segera memperbaiki agar ada akses lagi menuju ke sekolah dan pasar,” pungkasnya.(hadi/r7)