Surabaya, (DOC) – Ketua DPD PKS Surabaya Johari Mustawan bersama Ketua Bidang Pekerja Petani dan Nelayan, Supardi, gowes bareng warga Surabaya menuju ke kampung nelayan di Kenjeran dalam rangka memperingati Hari Nelayan Nasional 2021, Senin (12/4/2021).
Acara dimulai dari perempatan Jalan Kedungcowek menuju kawasan Pantai Kenjeran Surabaya. Setiba di kampung nelayan, Johari menggali sejumlah masukan dari para nelayan dalam momen sambung rasa. Johari berharap bisa menggali solusi atas segala keluhan nelayan. “Sebagai ketua DPD PKS Kota Surabaya, kami ucapkan selamat Hari Nelayan. Dan hari ini kami sejumlah pengurus DPD PKS Kota Surabaya, khususnya Bidang BPPN mengadakan gowes bareng warga Surabaya menuju ke kampung nelayan yang ada di Surabaya. Ini sebagai bentuk silaturahim dan sambung rasa kepada para nelayan di Surabaya, ” ujar Johari Mustawan.
Menurut Johari, tugas PKS melalui berbagai elemen di dalamnya, termasuk para anggota DPRD Kota Surabaya, adalah mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang dialami para nelayan. “Saya melihat kondisi nelayan saat ini masih perlu mendapat perhatian lebih dari para pemangku kebijakan, baik di tingkat pusat, provinsi dan khususnya tingkat kota. Tugas kami mendorong agar para nelayan mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan apa yang menjadi kendala nelayan ini kita teruskan kepada pemerintah lewat anggota legislatif kita di tingkat kota sehingga mendapatkan solusi yang baik,” ujar Bang Jo, sapaan akrab Johari Mustawan.
Sementara itu Ketua Bidang BPPN DPD PKS Kota Surabaya, Supardi, menyatakan kegiatan ini bagian dari bentuk perhatian PKS kepada nelayan. Menurut dia, nelayan merupakan bagian dari kehidupan umat manusia yang ikut memberi sumbangsih bagi kehidupan ekonomi rakyat. “Kita tahu nelayan adalah bagian dari kehidupan umat manusia yang ikut memberikan sumbangsih bagi kehidupan ekonomi rakyat serta menciptakan gizi dan nutrisi bagi manusia yang memakan hasil ikan dari kehidupan di laut,”jelas dia.
Supardi menambahkan, bahwa nelayan bagian yang tak terpisahkan dari sejarah bangsa ini di mana nenek moyang Indonesia adalah pelaut handal dan dua pertiga wilayah negeri ini merupakan lautan. “Mari kita lindungi para nelayan ini. Melindungi nelayan Indonesia sama dengan melindungi seluruh kawasan laut Indonesia” pungkas dia. (dhi)