Surabaya, (DOC) – Bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar Orientasi Keanggotaan dan Kewartawanan (OKK) Angkatan ke-28 di Auditorium Gedung Pers PWI Jatim, Rabu (28/10/2026).
Mengusung tema “Membentuk Jurnalis Sehat”, kegiatan ini menjadi benteng pembentukan kompetensi dan integritas pers di tengah gempuran teknologi Artificial Intelligence (AI).
Dari total 32 pendaftar, sebanyak 29 jurnalis resmi dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh rangkaian pembekalan, sementara tiga peserta dipastikan gugur karena absen.
Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, menegaskan bahwa OKK bukan sekadar formalitas pengumpulan anggota, melainkan pintu masuk wajib untuk memastikan wartawan masuk ke dalam ekosistem pers yang taat kode etik dan hukum.
“Mengikuti OKK adalah bukti ikut proses ekosistem pers. PWI mengutamakan kualitas, standar kompetensi, dan kepatuhan aturan. Di era AI saat ini, tantangan terbesar pers adalah menjaga integritas. Teknologi bisa mempercepat kerja, tetapi verifikasi, independensi, dan tanggung jawab kebenaran tidak bisa digantikan oleh mesin,” ujar pria yang akrab disapa Cak Item tersebut.
Sinergi Antardaerah dan Penangkalan Hoaks
Ketua SMSI Kota Surabaya, Iskandar Pribowo (Isa), menjelaskan bahwa OKK kali ini tidak hanya memfasilitasi jurnalis dari Kota Pahlawan, tetapi juga merangkul insan pers dari berbagai penjuru Jawa Timur.
“Sebanyak 70 persen peserta berasal dari anggota SMSI Kota Surabaya, sedangkan 30 persen sisanya merangkul rekan-rekan jurnalis dari daerah lain di Jatim,” ungkap Isa.
Selama kegiatan, para peserta dibekali materi krusial mulai dari Kode Etik Jurnalistik (KEJ), UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, AD/ART PWI, hingga literasi digital dan teknik pemeriksaan fakta (fact-checking) guna menekan laju penyebaran hoaks.
Kolaborasi Lintas Sektor
Keberhasilan penyelenggaraan OKK Angkatan ke-28 ini turut ditopang oleh sinergi kuat dari sektor BUMN, BUMD, pemerintah daerah, hingga swasta.
Pihak-pihak yang mendukung acara ini antara lain Bank Jatim, BRI, BSI RO VIII Surabaya, BPR Surya Artha Utama, PT Yekape Surabaya, Abdy Group, Pelindo, The Alana Surabaya, Grand Inna Tunjungan, Crown Prince Hotel, Midtown Hotel Surabaya, Verwood Hotel, Bogasari, serta Disperinaker Kota Surabaya.
Melalui kolaborasi strategis SMSI Surabaya dan PWI Jatim, pers di Jawa Timur diharapkan semakin kokoh, profesional, dan tetap relevan dalam mengawal informasi publik di era digital.





