Lumajang, (DOC)- Seorang wanita bernama Selvy Maulida (26) warga Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun menjadi korban penjambretan oleh orang tak dikenal, saat mengendarai motornya.
Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (6/11/2021) siang, saat itu korban mengendarai sepeda motor melintas jalan raya Dusun Pondok Kobong, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung Lumajang.
Ditengah perjalanan korban dipepet oleh pelaku menggunakan sepeda motor. Setelah dipepet kemudian pelaku menarik kalung dan liontin yang berada di leher korban, usai berhasil menjambret pelaku melarikan diri. “Kondisi jalanan pas sepi tidak ada kendaraan sama sekali, pelaku jambret menarik paksa kalung saya terus pergi ke arah utara,” ujar Selvy Maulida.
Korbanpun sempat mengejar pelaku menggunakan motornya dengan meneriaki jambret. Namun, usahanya sia-sia. Si jambret pergi menghilang tanpa jejak. “Akhirnya saya berhenti sambil minta tolong orang-orang. Karena saya berfikir kalau masih ngejar dengan kondisi yang masih shock takut malah kecelakaan sama anak saya yang masih umur 6 tahun,” ujarnya.
Ciri-ciri pelaku dikatakan Selvy, tubuhnya tinggi dan besar. Memakai helm dan jaket dengan warna serba hitam.
Pasca kejadian tersebut korban memutuskan melaporkan kejadian itu ke Polsek Rowokangkung.
Nasib hampir sama juga dialami oleh Via Putri. Tepatnya pada awal bulan Oktober lalu. Siang itu, dia mengendarai sepeda motor membonceng keponakannya melewati Jalan Rowokangkung. Dari arah belakangnya, tiba-tiba muncul seorang pria yang melaju kencang dengan sepeda motor mendekati korban. Beruntung, saat dipepet Via berhasil menggagalkan aksi jambret.
“Alhamdulillah gak sampai hilang, soalnya waktu dipepet saya langsung ngelihat sebelah. Tangan jambret bisa saya tangkis,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Rowokangkung AKP Agus Mulyono membenarkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. korban sudah melaporkan kejadian penjambretan ke Polsek. “Pelaku berhasil membawa kabur 1 kalung emas berat 10,67 gram dan 1 liontin emas berat 0,98 gram milik korban,” ujarnya.
Saat ini pihaknya ini masih selidiki dan mencari saksi-saksi dan untuk di mintai keterangan di lokasi kejadian. “Semoga pelaku bisa segera terungkap,” ungkap Agus.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian diperkirakan Rp 9.589.000. “Kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berpergian. Terutama kaum wanita diminta tidak memakai perhiasan berlebihan saat berbelanja kepasar ataupun ketempat berkerja karena kejahatan bisa terjadi kapanpun dan dimanapun,” pungkas Agus. (Imam)





