Bantuan Sembako untuk Warga saat PPKM Darurat, Golkar Ketuk Hati Pengusaha Ikut Gotong Royong

Surabaya, (DOC) – DPD Partai Golkar Kota Surabaya menyikapi serius penerapan PPKM Darurat di Indonesia, termasuk Surabaya yang dimulai Sabtu (3/7/2021). Lantaran
sektor ekonomi dinilai paling terpukul akibat kebijakan tersebut.

Untuk itu, DPD Partai Golkar Surabaya menugaskan semua anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya untuk melakukan bakti sosial dengan membagikan masker dan ribuan paket sembako di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni SH tak memungkiri PPKM Darurat bakal efektif mencegah penyebaran Covid-19, apabila semua elemen terlibat. Namun, kata dia, ada sektor-sektor tertentu yang perlu mendapat penanganan serius, di antaranya sektor ekonomi. ”Ini membutuhkan peran semua elemen. Untuk itu Golkar Surabaya menugaskan, wajib bagi anggota fraksi di DPRD Surabaya untuk menyalurkan bantuan,” ujar dia saat membagikan sembako kepada para karyawan dan pemilik warung kopi (wartop), Sabtu (3/7/2021).

Toni, panggilan Arif Fathoni mengatakan, pihaknya mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat, meskipun kebijakan tersebut memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Meski demikian, Toni meyakini bahwa kebijakan tersebut bermanfaat untuk kepentingan jangka panjang penanganan pandemi Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali, khususnya di Surabaya. “Memang akan ada kerugian ekonomi yang ditimbulkan, namun di tengah wabah yang melonjak secara drastis dan membuat fasilitas tenaga kesehatan kita kewalahan, kebijakan ini harus diterima dengan lapang dada,”ungkap dia.

Fakta tersebut, lanjut dia, kemudian disikapi DPD Partai Golkar Surabaya dengan menugaskan Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya untuk menyisihkan rezekinya guna membantu warga Surabaya yang bekerja di warung kopi dan masyarakat yang tidak bisa melakukan usaha karena dampak pembatasan-pembatasan tersebut. “Paket sembako yang kami berikan kepada pekerja warung kopi meski tidak semua warung kopi, karena Surabaya ini juga dikenal sebagai kota warung sejuta kopi. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban hidup mereka dalam menghadapi PPKM Darurat ini, ”tandas Toni yang juga anggota Komisi A (Bidang Hukum dan Pemerintahan) DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga:  RS Mitra Keluarga Groub Beri Bantuan Alkes untuk Pemkot Surabaya

Dia menambahkan, kader Partai Golkar tidak ingin terjebak pada wacana pro dan kontra setuju atau tidak setuju pelaksanaan PPKM Darurat, karena kader Partai Golkar lebih senang berkarya untuk masyarakat dalam segala suasana, apalagi dalam suasana keprihatinan seperti saat ini. “Sejak awal kami didoktrin, dari pada mengutuk kegelapan, lebih baik kita menyalakan lilin sebagai lentera kehidupan,”terang dia.

Dengan bakti sosial ini, jelas pria yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini, bisa menjadi lecutan semangat kembali semua stakeholder di Surabaya untuk menunjukkan nilai-nilai keindonesiaan dengan bergotong royong bergandengan tangan menangani pandemi ini secara bersama-sama, baik menjadi relawan satgas Covid-19 di Surabaya, maupun mendonasikan sedikit hartanya untuk meringankan warga Surabaya yang terdampak pandemi. “Kami juga mendorong Pemkot Surabaya untuk mengalokasikan anggaran bantuan sosial tunai tidak hanya kepada warga kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), namun juga warga Surabaya yang terdampak pandemi, namun kami juga mengetuk hati para pengusaha distributor alat kesehatan di Surabaya untuk menyisihkan sedikit keuntungannya untuk warga Surabaya,”tutur Toni.

Menurut dia, distributor alat kesehatan harus memiliki empati dengan kondisi seperti ini. Sebab, kata dia, anggaran pembelian dari Pemkot Surabaya untuk kepentingan alat kesehatan guna penanganan Covid-19 tiap tahun mengalami kenaikan, tentu harga yang dibeli oleh Pemkot Surabaya memberikan keuntungan finansial terhadap pelaku industri tersebut. Namun, lanjut dia,  bukan berarti jenis industri yang lain tidak wajib bergotong royong untuk menangani wabah ini beserta dampak yang ditimbulkan. “Awal-awal Covid-19 melanda Surabaya banyak pelaku usaha yang memberikan donasinya ke Pemkot Surabaya, saya berharap kali ini meski ekonomi sedang tidak bagus, para pengusaha juga membantu pemkot meminimalisasi beban hidup masyarakat yang terdampak Covid-19. ayo bantu Mas Eri Cahyadi berjuang untuk masyarakat Surabaya,”pungkas dia. (dhi)

Pos terkait