Lumajang,(DOC) – Polisi bergerak cepat mengungkap kasus tabrak lari yang menghebohkan warga Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang. Tak sampai 24 jam setelah kejadian, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang berhasil menemukan kendaraan pelaku.
Mobil jenis Nissan Frontier Navara itu ditemukan mencurigakan, terparkir di halaman rumah kosong di Gang Pakri, Jalan MT Haryono, Kelurahan Jogotrunan, Jumat malam (25/7/2025). Saat di temukan, mobil telah di tutupi terpal, dan kedua pelat nomornya di copot.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, menyebut penemuan kendaraan berawal dari laporan masyarakat. Warga curiga melihat mobil asing yang di tutupi terpal dan tidak memiliki pelat nomor.
“Malam ini kami menerima laporan dari warga soal kendaraan mencurigakan. Setelah di cek, ternyata cocok dengan ciri-ciri mobil yang terlibat tabrak lari semalam,” ujar Dendy di lokasi kejadian.
Polisi langsung mengamankan kendaraan dan membawanya ke kantor Satlantas Polres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas kini berkoordinasi dengan tim Registrasi dan Identifikasi (Regident) untuk mengecek fisik mobil dan memastikan identitas pemiliknya, karena pelat nomor telah dilepas. Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan barang mencurigakan di dalam kendaraan.
“Sopirnya belum diketahui. Kami juga sedang memintai keterangan warga sekitar untuk mencari tahu siapa yang menyembunyikan mobil ini,” jelas Ipda Dendy.
Pihak kepolisian mengimbau pengemudi untuk segera menyerahkan diri dan menyelesaikan kasus ini secara bertanggung jawab.
“Jika merasa bersalah, sebaiknya segera menghubungi pihak kepolisian. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga moralitas kepada korban,” tegas Dendy.
Seperti di beritakan sebelumnya, rumah milik Andi Ghufron di Desa Banjarwaru rusak berat setelah di hantam mobil berkecepatan tinggi pada Kamis malam (24/7/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, Andi sedang berada di dalam kamar dan selamat dari insiden tersebut.
Benturan keras membuat pagar rumah hancur, dan tiang listrik di samping bangunan mengalami kerusakan parah.(r7)





