D-ONENEWS.COM

Begini Reaksi Parpol Koalisi Terhadap Keputusan MA Memilih Mujiaman

Surabaya,(DOC) – Partai Gerindra yang menjadi salah satu Partai Koalisi Pengusung Pengusung Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawali) Mahfud Arifin (MA), mengapresiasi Mujiaman Sukirno Mantan Dirut PDAM Surabaya maju sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) Surabaya pendamping MA.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, BF Sutadi mengaku, tidak keberatan sama sekali terhadap keputusan MA yang memilih Mujiaman mendampingi nya di Pilkada Surabaya.

Bahkan keputusan MA tersebut, juga telah disepakati bersama oleh 8 Parpol Koalisi Pengusung MA.

“Jadi sebetulnya kami memang sudah diajak bicara. Buat Gerindra, memang sudah mengeluarkan surat tugas kepada Pak MA, sekira 4-5 bulan lalu, bahwa Gerindra sepakat mengusung Pak MA sebagai calon Wali Kota, dan menugasi pak MA serta Parpol Koalisi mencari wakil. Artinya, Gerindra memberi keleluasaan untuk memilih wakil, asalkan bisa membantu suara pemenangan dan mampu bekerjasama,” terang Sutadi, Senin(24/08/2020).

Mantan anggota legislatif ini, menjelaksan, bahwa sebelum MA menjatuhkan pilihan, seluruh Parpol koalisi di beri peluang untuk mengajukan Bakal Cawawali pendamping MA.

Sutadi menambahkan, Bacawawali yang dipilih MA, memang atas pertimbangan resistensi politik dan hukum yang paling rendah atau sedikit.

“Maka semua partai sudah menyerahkan sepenuhnya ke pak MA, dan ternyata memilih wakil dari kalangan profesional. Semua Parpol sudah diajak bicara, bahkan diundang saat memutuskan pilihan. Acaranya minggu kemarin. Saat itu Ketua dan Sekretaris Parpol Koalisi sudah OK,” papar Sutadi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPC Nasdem Surabaya, Robert Simangunsong.

Menurutnya, Bacawali MA memilih Mujiaman sebagai pendampingnya sudah diputuskan sejak 17 Agustus lalu, namun masih dirahasikan sampai Senin(24/8/2020) pagi tadi.

“Memang itu sudah kita sepakati dengan 8 partai koalisi tanggal 17 Agustus, bahkan sudah tanda tangani itu, tiap partai,” terangnya.

Robert menjelaskan, jika pada pengambilan keputusan Cawawali dari MA, ada pelarangan mengumumkan nama Mujiaman, meskipun di internal partai sendiri.

“Cuma kesepakatan waktu itu, kita tidak bisa mengekspos dari kesepakatan tidak boleh mengekspos, bahkan ke partai sendiri kita tidak boleh mengekspos, artinya tertutup, biar nanti beliau (Machfud Arifin/Mujiaman) yang mengekspos sendiri gitu,” imbuhnya.

Menjadi salah satu koalisi pengusung Machfud-Mujiaman, Nasdem menyetujui keputusan yang diambil oleh Tim MA.

“Nasdem sangat menyetujui karena beliau kan dari profesional, bukan mewakili satu partai,” ungkapnya.

Sebelumnya, Nasdem sendiri mempunyai calon wakil wali kota, untuk maju di Pilwali mendampingi MA, yakni Asrul Ananda. Sayangnya anak dari Dahlan Iskan ini enggan menerima pinangan dari Nasdem.

“Kalau Anang Hermansyah enggak, kita hanya memunculkan Asrul Ananda, tapi Asrul kan tidak bersedia untuk menjadi wakil,” ungkap Robert.

Sementara itu, secara terpisah, Plt Ketua DPC Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari menyatakan sempat kecewa terhadap pilihan MA kepada Mujiaman sebagai Bacawawali. Namun meski demikian, Partai Demokrat tetap all-out mendukung keputusan bersama Parpol Koalisi pengusung MA.(r7/robby)

Loading...

baca juga