Beredar Informasi ‘hoax’ Soal Tilang e-CCTV, Warga Lumajang Resah

foto : broadcast hoax

Lumajang,(DOC) – Pesan berantai (broadcast) melalui WhatsApp yang berisi tentang uji coba tilang melalui Closed Circuit Television (CCTV) meresahkan warga Lumajang. Informasi yang tergolong hoax tersebut, beredar sejak, Rabu(12/9/2018) kemarin hingga menjadi viral di pesan pribadi dan sosial media.

Isi pesan broadcast tersebut, berupa pemberitahuan bahwa di kabupaten Lumajang sudah akan diterapkan uji coba tilang e-CCTV, mulai Jumat(14/9/2018) besok.

“Yang melintas di jalanan Kota Lumajang besok, ada uji coba tilang. Sepanjang jalan Perempatan jalan Kyai Ilyas, Alun-alun Lumajang ke selatan sampai perempatan jalan A. Yani, ke timur sepanjang lampu merah jalan Panglima Sudirman,” jelas pesan broadcast tersebut.

Dalam pesan itu juga menyebut berhenti di belakang garis hati hati dengan kecepatan ketika lampu traffic light sudah menyala warna kuning. Karena sensor CCTV akan me-ngezoom saat lampu kuning menyala.

“Ojok lali juga teman-teman yang kerja atau perjalanan ke kota Lumajang informasi mulai pertengahan september 2018 akan dipasang ratusan CCTV di tempat yang rawan pelanggaran Lalu Lintas sprti Traffic Light maupun tempat lain,” Isi pesan WhatsApp dan di media sosial.

Dalam pesan itu juga menyebutkan tujuan pemasangan CCTV tersebut untuk menangkap secara detail visual para pelanggar Lalin selanjutnya akan dilakukan penilangan secara elektronik dan dikirim surat krmh alamat sesuai Nopol bahkan CCTV tersebut dpt menangkap gambar wajah dan Nopol secara jelas. Khususnya rekan2 jika berhenti dilampu merah jangan melebihi Stop Line lebih baik ambil belakangnya Stop Line.

Disebutkan juga bahwa Pemerintah Lumajang akan menggandeng kerjasama Satlantas Polres Lumajang, Kejaksaan Negeri, PN dan Dishub Lumajang maupun instansi lain. “Mari bersama -sama tertib Lalu Lintas di jalan dengan Motto Keselamatan Sebagai Kebutuhan No 1. Aplikasi dilapangan akan segera di publikasikan,” sebutnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Hendry Ibnu Indarto, S.H, S.IK, menegaskan, bahwa pesan itu tidak benar, alias hoax.

“Pesan berantai atau broadcast yang disebarkan melalui WA atau SMS, tekait informasi tersebut besok akan uji coba e-CCTV adalah informasi tidak benar alias hoax!!!,” tegasnya, Kamis(13/9/2018).

Sementara itu ketika media ini  menginformasi ke pihak Dinas Perhubungan Lumajang juga membantah informasi yang beredar itu.

“Dari kami belum ada kebijakan itu, bersama satuan lalu lintas Polres Lumajang belum ada rapat terkait membahas mengenai program E-tilang,” ucap Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lalin) Dishub Kabupaten Lumajang, Tri Sunu Hadiantoro.

Dia berharap, masyarakat Lumajang dan sekitarnya tidak usah takut itu hanya himbauan. Kegiatan ini masih sosialisasikan karena pemasangan perangkat belum sempurna. Apa bila CCTV semua sudah selesai akan dilakukan sosialisasi tidak langsung melakukan penindakan.”Kalaupun ada program itu, pasti ada sosialisasi dulu dan tidak ada langsung memberikan tindakan. Memang arahnya kesana, artinya untuk membiasakan masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” terang Tri Sunu Hadiantoro.(mam/r7)