D-ONENEWS.COM

Berikan Layanan Kesehatan, Puskesmas Candipuro Naik Eskavator Seberangi Lahar Semeru

Lumajang, (DOC) – Pasca terputusnya Jembatan Jugosari yang menghubungkan Dusun Sumberlangsep, Kecamatan Candipuro, akibat diterjang lahar dingin semeru, hingga saat ini masih ada warga yang terisolir.

Dengan adanya warga terisolir, tepatnya pada hari Selasa (18/1/2022), Puskemas Candipuro menyebrangi sungai aliran lahar dingin di Sungai Kali Regoyo dengan menaiki eskavator untuk memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang berada di Dusun Sumberlangsep.

Kepala Puskesmas Candipuro, Drg Krisna Kumala Dewi mengatakan, memilih lokasi di Dusun Sumberlangsep karena terisolir pasca putusnya jembatan leprak akibat erupsi semeru.

“Kita memilih Dusun Sumberlangseng karena kondisinya yang paling terisolir,” ujarnya.

Menurut Krisna, perjuangan untuk sampai ke Dusun Sumberlangsep menggunakan bego yang biasanya digunakan untuk menambang pasir dan dibantu warga sekitar.

“Syukur kami di fasilitasi pak kades untuk bisa sampai ke sebrang sungai. Pulangnya karena belum hujan kami dibantu warga sekitar,” ungkap Krisna.

Tiba di Dusun Sumberlansep, Krisna menjelaskan, pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan warga masyarakat. Selain itu memberikan pelayanan USG untuk ibu hamil.

“Kurang lebih ada 60 warga yang kami periksa tadi, keluhannya beragam ada demam, batuk, gatal-gatal dan juga ibu hamil,” terangnya.

Lebih lanjut, Krisna menjelaskan, kegiatan yang berlangsung di Dusun Sumberlangsep tersebut merupakan program Dokter Muter dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang berkolaborasi dengan Puskesmas yang ada di Lumajang untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

“Kegiatan dokter muter yang memang rutin dilakukan oleh dinkes, bekerjasama dengan puskesmas,” jelasnya.

Krisna menambahkan minggu depan program dokter muter akan lanjut ke Desa Sumber Wuluh yang kondisinya lebih memprihatinkan.

“Minggu depan mungkin Sumber Wuluh, sekarang masih komunikasi dengan perangkat desanya,” pungkasnya. (Imam)

Loading...

baca juga