BPBD Probolinggo Catat Empat Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

BPBD Probolinggo Catat Empat Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Probolinggo,(DOC) – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat di sertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat (16/1/2026) sore. Fenomena tersebut di duga merupakan angin puting beliung yang menyebabkan pohon mangga berukuran besar tumbang dan merusak sejumlah rumah warga.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 15.58 WIB. Wilayah terdampak meliputi Dusun Kolla, Desa Leces, serta Dusun Klampokan, Desa Sumber Kedawung.

“Sejak pukul 13.21 WIB hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah Leces. Sekitar pukul 15.30 WIB muncul angin kencang yang berputar secara tiba-tiba hingga menyebabkan pohon tumbang,” kata Oemar, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan, pohon mangga yang sudah berusia tua roboh dan menimpa bangunan warga, bahkan sempat menutup akses jalan di dua desa tersebut. Akibatnya, aktivitas warga sempat terganggu sebelum di lakukan penanganan darurat.

Kesaksian warga menguatkan dugaan terjadinya angin puting beliung. Salah seorang warga Desa Sumber Kedawung, Dea Kunni Gustin Handayani, mengatakan angin datang secara mendadak dengan kekuatan cukup besar.

“Anginnya berputar dan datang tiba-tiba. Hujannya tidak lama, tapi anginnya sangat kencang sampai merusak beberapa rumah,” ujarnya.

Pendataan Sementara

Berdasarkan pendataan sementara BPBD Kabupaten Probolinggo, sebanyak empat rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa pohon. Rumah milik Rasad dan Moch Toha Yasin mengalami kerusakan di bagian teras dan dapur. Sementara rumah Misri rusak pada bagian teras, dan rumah Imbron mengalami kerusakan di ruang tamu.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo segera di terjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang.

“Penanganan di lakukan bersama unsur terkait, mulai dari BPBD, Dinas Perhubungan, aparat kepolisian, pemerintah desa, hingga di bantu masyarakat setempat,” jelas Oemar.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Takziyah Ke Rumah Duka Kru KRI Nanggala 402

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di kawasan permukiman yang terdapat pohon-pohon besar dan tua yang rawan tumbang. (r6)

Pos terkait