Lumajang,(DOC) – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bersama Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang yang digelar secara virtual, dengan agenda penyampaian nota penjelasan Bupati terhadap RAPERDA pengelola keuangan daerah Kabupaten Lumajang tahun 2020 dan penyampaian nota penjelasan Bupati terhadap RAPBD Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2021, Senin (9/11/2020).
Rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin, digelar di dua lokasi yang berbeda.
Bupati Lumajang dan Wakil Bupati Lumajang berada di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang. Sedangkan anggota DPRD Kabupaten Lumajang berada di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Lumajang.
Hal itu dilakukan guna mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Bupati Lumajang menyampaikan, pengelolaan keuangan daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawas keuangan daerah.
Selanjutnya, fokus utama kebijakan RAPBD Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2021 masih dikaitkan dengan upaya untuk meningkatkan angka IPM.
Untuk bidang kesehatan masih fokus dalam penanganan kesehatan akibat Pandemi Covid-19, peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan maupun kualitas sumberdaya manusia. Selain itu, pemerintah juga fokus pada pendidikan dan infrastruktur khususnya kondisi jalan yang masih rusak.
“Selain bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, pemerintah juga mempunyai kebijakan dibidang transportasi dan perhubungan, pariwisata, kependudukan, sosial, koperasi dan usaha mikro, pertanian dan pangan, serta mengalokasikan belanja hibah untuk penguatan modal, pendidikan, dan hibah bidang keagamaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang berharap agar TAPD, Badan Anggaran dan seluruh fraksi serta komisi DPRD dan seluruh SKPD selaku mitra kerja dapat menyelesaikan pembahasan RAPBD tahun anggaran 2021 tepat waktu.
Ia juga berpesan agar rapat-rapat lanjutan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, serta memanfaatkan waktu pembahasan secara efektif dan efisien. (Imam)