Surabaya,(DOC) – Komisi D DPRD Surabaya akan segera mengevaluasi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK. Ketua komisi D, Agustin Poliana mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya kendala pada pelaksanaan UNBK SMP, 9 – 12 Mei.
“Kita evaluasi, supaya pelaksanaannya gak ada kesalahan yang sama (dengan UNBK SMA/SMK),” paparnya. Sabtu (16/4/2016)
Pasalnya, menurut Agustin, saat UNBK SMA/SMK server sempat ngadat. Hal itu mengakibatkan, pelaksanaan ujian molor. Ia khawatir, apabila ada masalah dalam pelaksanaan bisa mempengaruhi kondisi psikologis para peserta.
“Karena anak SMP kan mungkin masih labil, jika ada masalah sedikit jangan sampai mereka down,” terangnya.
Politisi PDIP ini mengharapkan Dinas Pendidikan melakukan persiapan maksimal. meski UNBK bukan penentu kelulusan siswa. Karena, para siswa kadang merasa wasa-was saat melakukan ujian.
“Supaya mereka tak punya beban saat ujian,” tandasnya.
Agustin mengaku, bangga, karena pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMA/SMK dan SMP seratus persen pertama di Indonesia. untuk itu, ia berharap pelaksanaannya bisa berjalan lancar.
“Selama ini, untuk persiapan siswa ada try out on line dan sebagainya,” katanya.
Tahun ini, di Surabaya UNBK SMP diikuti sebanyak 370 sekolah. Dari jumlah itu, sekitar 54 sekolah yang pelaksanaan ujiannya menumpang di sekolah lain. Namun, jumlah tersebut kemungkinan berkurang, karena sekolah bisa memanfaatkan fasilitas computer yang digunakan pada UNBK SMA/SMK.(k4/r7)